​Ade Kaca : PAN dan Demokrat, sudah final berkoalisi di Pilkada Garut 2018.

1205
Ket Foto: Sekretaris DPD PAN Kabupaten Garut, Ade Suryana Hermanto

GARUT, (KF).-  Partai Amanat Nasional ( PAN) Kabupaten Garut sudah final bekoalisi dengan Partai Demokrat untuk Pilkada 2018 mendatang, bahkan selain itu PAN juga masih membuka bursa bakal calon untuk Pilkada 2018 melalui jalur eksternal ( jalur luar). 

“Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Amanat Nasional ( PAN) Kabupaten Garut untuk Pemilihan Kepala Daerah ( pilkada) serentak 2018 nanti, partai kami sudah bekoalisi dengan partai Demokrat ” Kata Sekretaris DPD PAN Kabupaten Garut, Ade Suryana Hermanto atau yang akrab disapa Ade Kaca. Jumat (14/7/17) saat ditemui di Kantor DPD PAN Garut

Ade juga menambahkan, menjelang pilkada  2018, DPD PAN sudah membuka penjaringan bakal calon bupati pertanggal 20 Mei 2017 secara internal pihak partai akan membuka terlebih dahulu, dan sudah secara internal partai untuk sementara sudah memiliki nama calon untuk maju di pilkada 2018 nanti, 

” Untuk secara internal partai kami sudah memutuskan, untuk sementara yang akan maju dalam Pilkada Kabupaten Garut 2018 yakni Ketua DPD PAN Garut H. Babay Tamimi yang dipercaya oleh partai untuk maju di pilkada nanti dan itupun melalui amanat Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2015 bahwa untuk pilkada harus medorong kader, yang diputuskan dengan mekanisme rapat harian” Ujarnya

Untuk secara eksternal, kata Ade pada 10 Juli kemarin sudah ada yang melamar untuk bakal calon yang merupakan salah satu pengusaha Kabupaten Garut yakni H.Holil Aksan Umarzen, yang sudah mengambil farmolir pendaftaran calon bupati, dan selain itu Ade, menyampaikan siapapun nanti bakal calon dari jalur eksternal, bahwa koalisi partai PAN dan Demokrat sudah final. 

” Pilkada 2018 lebih mengedepankan koalisi terlebih dahulu, karena menurut peraturan KPU, untuk mendapatkan pasangan tentunya kan harus ada 10 kursi, sehingga kami mengedepankan koalisi terlebih dahulu ” Ucapnya.

Masih dikatakan Ade, DPD PAN Kabupaten Garut untuk penjaringan bakal calon, partai sudah membentuk tim pilkada, dan tugasnya tim pilkada yakni menjaring bakal calon baik di eksternal maupun di internal, secara mekanisme penjaringan bakal calon PAN sangat berbeda. Untuk calon internal harus ada rujukan dari musda, dan untuk eksternal DPD PAN akan menjaring minimal tiga orang dan maksimalnya lebih dari tiga orang, untuk penjaringan calon sendiri nantinya akan diputuskan melalui rapat pleno yang melibatkan unsur pengurus pimpinan cabang partai disetiap kecamatan. 

” Untuk calon nanti, setelah hasil rapat pleno yang melibatkan unsur pengurus pimpinan cabang, hasilnya kami akan serahkan tiga nama calon baik dari internal maupun eksternal pada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat, dan dari tiga calon tersebut DPW sendiri yang akan menggodognya untuk menyerahkan dua nama calon ke DPP, finalnya nanti ada rekomendasi dari DPP untuk satu calon maju di pilkada serentak 2018 mendatang ” kata mantan anggota DPRD Kabupaten Garut. (Beni)

BAGIKAN