​FUI Garut, Pertanyakan Soal Rencana Sertifikasi Ulama.

305

GARUT, (KF). – Puluhan Forum Umat Islam (FUI) Kabupaten Garut mendatangi Gedung DPRD Garut. Senin (20/2/17). Kedatangan mereka ke DPRD Garut menuntut agar proses hukum penghinaan terhadap ulama yakni KH. Ma’ruf Amin, selain itu tolak sertifikasi ulama, dan penolakan paham komunis dan aliran sesat,

 ” Selain itu kami meminta kejelasan tenaga kerja asing yang ilegal yang ada di Kabupaten Garut, maka dengan itu anggota dewan pun harus mengevaluasi kenerja Polri” kata Mas Jo kepada wartawan saat audensi dengan perwakilan Komisi D DPRD Garut.

Sementara itu Kasubag Tata Usaha (TU) Kantor Kementrian Agama (Kamenag) Kabupaten Garut. Udang Suryana mengatakan, untuk sertifikasi ulama sebenarnya tidak ada, bahkan kemetrian Agama dari pusat pun tidak merenakan terkait agar ulama harus memiliki sertifikasi.

 ” Untuk sertifikasi bagi ulama saya tegaskan tidak ada, bila memang ada, atau misalkan sertifikasi untuk ulama masih perencanaan pastinya Kementrian Agama Pusat memberitahukan ke Kantor Kementrian Agama yang ada di daerah, untuk saat ini rencana tersebut tidak ada ” katanya kepada wartawan.
Secara terpisah Ketua Komisi D DPRD Garut, Asep D Maman. membetulkan untuk sertifikasi ulama, memang tidak ada, bahkan ketika dirinya berkoordinasi dengan Kementrian Agama Kabupaten Garut, bahwa untuk rencana agar setiap ulama harus memiliki sertifikasi itu tidak ada, dan ini mungkin ada isue, dan untuk paham komunis Indonesia menolak kaum komunis, kebetulan Negara Indonesia sepakat untuk kaum komunis tidak boleh hidup dan berkembang di Indonesia, ” Kami sudah konsultasi kepada Kementrian Agama Kabupaten Garut untuk sertifikasi bagi ulama tidak ada” ujarnya. (beni)

BAGIKAN