​Hampir 13 Ribu Siswa  Ikut Tes Ke SMP 

125
Ket Foto: Totong dan Budi Suhardiman tengah meninjau pelaksanaan tes akademik calon peserta didik baru di SMPN 2 Garut, Sabtu (08/07)

 

GARUT, (KF).-  DARI 50 ribuan siswa lulusan sekolah dasar (SD), 12775 murid diantaranya mengikuti tes akademik di 30 SMP  Negeri yang melaksanakan tes akademik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun ajaran 2017-2018.” Yang mengikuti tes akademik jumlahnya sebanyak 12775 peserta. Sedangkan jumlah lulusan sekolah dasar seluruhnya mencapai 50 ribu lebih,” ungkap Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Totong.

Totong menjelaskan, tes akademik ini bukan hanya bertujuan menjaring calon peserta didik baru saja, melainkan  juga sebagai tes kemampuan awal siswa di tingkat SMP. Adapun proporsi PPDB tahun ini, sama dengan tahun sebelumnya, yakni penerimaan melalui tes akademik 70 persen dan sisanya melalui jalur afirmasi. Untuk jalur afirmasi sendiri dibagi dua porsi, yakni pendekatan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Perlindungan Sosial (KPS), dan zonasi sebesar 20 persen,  serta porsi prestasi 10 persen.

Menurut Totong, untuk zonasi seperti yang diatur dalam Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017, belum diberlakukan secara utuh. Sebab tahun ini ada kesepakatan dari pihak kepala sekolah, Asosiasi Pegawas Seluruh Indonesia (APSI) dan yang lainnya, untuk merealisasikan aturan baru tersebut secara bertahap.” untuk zonasi ini kita butom up, karena ada kesepakatan para kepala sekolah, APSI, Badan Musayawarah Perguruan Swasta, dan yang lainnya, zonasi kita lakukan bertahap. Karena untuk PPDB sekarang ini standar kelulusannya  dari hasil tes akademik dan ujian sekolah,” terangnya.

Pertimbangan lainnya, lanjut Totong yang ditemui saat melihat pelaksanaan tes akademik di SMPN 2 Garut, jalan Ahmad Yani, Sabtu (08/07), yakni pertimbangan wajib belajar 9 tahun, untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan. Disebutkannya, IPM Pendudukan Garut saat ini masih harus ditingkatkan.” Kalau dengan zonasi itu ada pembatasan, siswa dari Pameungpeuk yang berprestasi harus diberikan kesempatan bersekolah di sini. Kalau dengan zonasi seperti SMA itu dikunci hanya 17 kilo meter, kita ingin membuka kesempatan seluas-luasnya untuk mereka yang berprestasi,” katanya.

Sementara itu, peserta tes akademik di SMPN 2 Garut, Jalan Ahmad Yani, mencapai 510 siswa SD dari berbagai daerah.” Peserta tes akademik di SMP Negeri 2 ini sebanyak 510 orang, dan yang akan kita terima sebanyak 352 orang untuk 11 Rombel,” ungkap Kepala SMPN 2 Garut, DR. Budi Suhardiman, ” ungkapnya.

Hasil tes akademik dan jalur apirmasi, serta prestasi ini, akan diumumkan Senin (10/07).’ Kalau untuk SMP Negeri 2, masyarakat bisa melihat hasilnya di internet, lewat web kita,” pungkasnya. (Jay).

BAGIKAN