​IBI Berikan Pelayanan Gratis Deteksi Kanker Rahim

214
Ket Foto:Poto bareng bidan pelaksana deteksi dini kanker leher rahim dengan ibu yang selesai pemeriksaan, di praktek Bidan Mandiri Khusnul Khotimah, Rabu (05/07) foto oleh: jey

 

GARUT, (KF).- KEMATIAN artis Julia Peres (Jupe) akibat kanker mulut rahim(kanker servix) membuat kaget masyarakat, terutama para penggemarnya. Kanker rahim ini disinyalir menjadi penyebab kematian terbesar kaum hawa di jagat raya ini. Karenanya deteksi dini kanker servix ini menjadi fokus perhatian dunia kesehatan.

Ikatan Bidan Indonesia (IBI)  memberikan pelayanan deteksi dini kanker leher rahim secara gratis serentak di seluruh Indonesia.” Pemeriksaan ini dilaksanakan dalam rangka ulang tahun IBI ke 66, di seluruh Indonesia, tanpa dikenakan biaya dan targetnya sebanyak mungkin,” ungkap Bidan khusnul Khotimah, yang melayani program deteksi dini kanker leher rahim di tempat ptakteknya, di Jalan Pembangunan nomer 2 depan Pom Bensin Jalan Pembangunan Garut, Jawa Barat.

Khusnul yang juga pengurus IBI ranting 2 Cabang Kabupaten Garut ini, mengatakan, kalau iva test untuk deteksi dini kanker leher rahim yang dilaksanakan secara gratis pada Rabu, 5 Juli 2017 ini, berlaku untuk wanita yang sudah menikah dan tidak dalam kondisi hamil. ” Iva Test ini untuk ibu-ibu yang sudah menikah dan tidak sedang hamil. Cuma hari ini gratis, kalau bukan program seperti hari ini, biaya Iva Tes ini antara Rp. 100 ribu, sampai Rp. 250 ribu,” terangnya.

Oleh karena itu Ia berharap hari ini para ibu bisa memanfaatkan kesempatan langka ini sebaik mungkin. Di tempatnya praktek, pelayanan Iva Test ini dilakukan oleh 5 orang bidan, termasuk dirinya.” Karena angka penderita kanker leher rahim ini terus meningkat, para bidan di seluruh indonesia peduli untuk mencegah para wanita dari kanker leher rahim ini,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus IBI Kabupaten Garut, Bidan Dedeh F, menjelaskan masih adanya kendala dalam melaksanakan Iva test ini, terutama karena masih adanya ketakutan dan rasa malu dari masyarakat untuk menjalani pemeriksaan.” Dalam Iva Test ini masih ada kendala, seperti rasa takut dan malu dari sebagian ibu-ibu. Padahal tidak sakit, dan waktu pemeriksaannyapun tidak sampai lima menit,” jelasnya.

Untuk menghilangkan rasa takut masyarakat tersebut, lanjut Dedeh, para bidan memberikan konseling terlebih dahulu sebelum pemeriksaan. Dedeh juga mengatakan Iva test oleh tenaga bidan ini akan dicatatkan dalam rekor Muri. Oleh karena itu proses pemeriksaan deteksi dini kanker yang mematikan itu, akan berlangsung sampai sore ini, dengan target sebanyak-banyaknya. (Jay)

BAGIKAN