​Jelang Ramdhan PSK Marak Di Sejumlah Jalan Di Kota Garut

417

Ket Foto: Sejumlah PSK Saat berada di salah satu jalan di kota garut 

GARUT, (KF).-  Datangnya buan suci ramadhan sudah tinggal beberapa hari lagi, akan tetapi wanita Pekerja Sex Komersial (PSK) di wilayah Kota Santri Garut masih saja marak akhir-akhir ini. Yang ironisnya lagi, sejauh ini praktek Sex Komersial tersebut diduga kurang adanya pengawasan dari itansi terkait.

Longgarnya pengawasan tersebut menyebabkan beberapa jalan diwilayah pusat kota garut nampak terlihat marak akan PSK yang sengaja menanti lelaki hidung belang, untuk sekedar melampiaskan nafsu syahwatnya.
Kali ini Tim koran-fakta.com mencoba berbincang-bincang dengan salah seorang pedagang yang biasa berjualan di wilayah jalan Pramuka, kecamatan Garut kota. 

Salah seorang pedagang yang tidak mau disebutkan namanya mengakui banyaknya PSK di beberapa jalan dipusat kota seperti, wilayah Jalan Otista Garut, Jalan Pramuka, Leuwi daun/Guntur dan beberapa jalan lainnya. Bahkan dirinyapun sedikit mengetahui tarif-tarif PSK yang sering menjambangi dirinya saat berjualan.

“Seuer atuh kang di jalan ieumah, asal gaduh artos. Ya biasanamah taripna sok rada lumayan, biasana 400 rebu, tapi pami pamegetna nu tos biasamah sok rada mirah, nya kadang 300 rebu lah atau 200 rebu, eta g tos sareng kamar,” Ucapnya, Senin(15/5/2016) Malam.

Terpisah Agus, Warga Kampung Jangkurang, kecamatan Garut kota, mengeluhkan masih banyaknya PSK dibeberapa jalan diwilayah kota Garut, menjelang bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, 

“ya jelas resahlah melihat hampir disetiap jalan diwilayah pusat kota masih maraknya para PSK yang menjajakan dirinya,” Ucapnya 
Lanjut Agus, biasanya jauh sebelum bulan puasa petugas Satpol PP sudah gencar menggelar razia. Namun hingga saat ini kegiatan rutin tersebut belum nampak terlihat.

 “Seharusnya Satpol PP kabupaten Garut ini sudah mulai intensif melakukan penertiban dan razia di lokasi atau jalan-jalan yang biasa dibuat mangkal para PSK. Biar pelaksanaan ibadah puasa nanti warga berjalan lancar,” Ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ada  tanggapan resmi dari pihak satpol PP kabupaten Garut. (dra R)

BAGIKAN