​”Jenggala Mud Track” Promosikan Wisata Alam Dikabupten Garut 

138
Ket Foto: ketua penyelenggara Dikdik

GARUT, (KF).- Kabupaten Garut terkenal dengan julukan Swiss van java yang sudah terkenal dan termasur di bumi pertiwi indonesia, demikian di sampaikan Ketua pelaksana kegiatan, Dik dik Hendrajaya bahwa, “destinasi kabupaten Garut tidak hanya cemilan Dodol Garut saja yang termasur akan tetapi panorama ke indahan alam yang sangat mempesona dan keramah tamahan masyarakat Garut untuk menyambut kedatangan tamu-tamu  wisata yang berkunjung ke kabupaten Garut” Katanya. Saat ditemui wartawan pada acara launching Jenggala Mud Track. Di Green hotel Kamojang, Kamis(20/7/2017) Siang.

Lanjut Dikdik, kegiatan tersebut akan berlangsung Bertepatan dengan hari kemerdekaan republik indonesia yang ke 72 tahun 2017, Bahkan Perhimpunan Penjelajah Alam “Jenggala” yang di dirikan pada tahun 1985 turut serta memeriahkan hari kemerdekaan republik indonesia yang ke-72 tingkat kabupaten Garut dan akan mempromosikan keindahan alam wisata kabupaten Garut.

Lebih jauh dikatakan Dikdik, Perhimpunan penjelajahan alam Jenggala mempopulerkan kegiatan, “Amazing Garut Jenggal Mudtrek, ini merupakan olah raga berbasis di alam dan lingkungan. Namun di padukan dengan kegiatan dasar militer di rancang dan di kemas agar peserta dapat menikmati kesegaran alam serta fisik yang aman dan nyaman serta menyenangkan, sehingga dapat mempopulerkan kembali minat olah raga di alam bebas yang dapat mengekpresikan terhadap alam dan lingkungan sekitarnya.” Paparnya 

Olah raga tersebut bersifat gembira ria menyenangkan bagi peserta amazing Garut Jenggala mudtrek, peserta harus bisa melintasi beberapa rintangan serta lintasan dengan prima sehingga dapat menyelesaikan rintangan sejauh 5 km di kawasan hutan lindung Situ Cibeureum, Arboretum di wilayah Kecamatan Samarang, kabupaten Garut.

Suatu bentuk kegembiraan masyarakat khususnya pencinta olah raga di alam bebas, dalam mengisi kemerdekaan republik indonesia yang ke 72 tahun 2017 serta meningkatkan destinasi wisata alam di kabupaten Garut.

Dikdik berharap, kegiatan yang akan digelar Tanggal 26 Agustus 2017 mendatang tersebut dapat berjalan dengan lancar serta sesuai dengan harapan. Pungkasnya (Agus/Indra R)

BAGIKAN