​Kadinkes Bongkar Data Fiktif Yang Lama

177
Ket Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Dr Teni (Foto oleh: Indra R)

GARUT, (KF).-  Angka kematian ibu dan bayi di kabupaten garut tahun ini dinilai ada penurunan dari tahun sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Garut Dr.Teni menjelaskan, ” Untuk saat ini sebetulnya ada penurunan dari tahun 2016. Sebetulnya itu bukan fenomena baru itu merupakan fenomena lama yang nyata, dulu banyak yang ditutupi  banyak data fiktif, artinya data kesehatan dulu tidak sebenarnya disampaikan, namun hal tersebut tentunya ada alasannya,” Katanya Usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut, Selasa (4/7/2017) Sore.

Lanjut ia, memang dulu Puskesmas yang memiliki data angka kematian ibu dan bayi sering ditutupi karna mereka akan kena sangsi, “baik sangsi moral seperti teguran dan sebagainya, bahkan 100% bidan tersebut akan disalahkan,” Ucapnya 

Dikatakannya untuk saat ini semuanya akan diungkap, dari segi kejujuran, dan Alhamdulillah dengan adanya kejujuran dari mereka angka kematian ibu dan bayi ada penurunan, ” jadi data yang tersembunyi dapat terungkap, buktinya saat ini tahun 2017 ada kemungkinan angka kematian ibu dan bayi bisa menurun setengahnya dibandingkan 2016,” Ujarnya 

Sementara sebelumnya angka kematian bayi di tahun 2016 kurang lebih mencapai 300 kasus, mungkin untuk tahun sekarang bisa menurun, “ini asli, jadi saya mencoba untuk membongkar dulu data yang disembunyikan dan sekarang Alhamdulillah ada manfaatnya,” terang Teni 

Sementara terkait dengan peralatan pasilitas medis sendiri, dikatakan Dr Teni untuk tahun ini pihaknya menjamin segala fasilitasnya akan menunjang, Pungkasnya. (Indra R)

BAGIKAN