​Kapolres, Dandim Dan Sekda Beri Bekal Kepada1170 Mahasiswa UNIGA

94
Ket Foto: net***

GARUT, (KF).-  SEDIKITNYA 1170 orang mahasiswa UNIGA yang melaksanakan program KKN Tematik diberikan  pembekalan oleh Kapolres Garut, AKBP Novri Turangga , MH, MSi, Dandim 0611 Garut, Letkol Arm Setyo Hani Susanto dan Sekda Garut H. Iman Alirahman, SH, M.Si., serta MUI Garut diwakili KH. Aceng Abdul Mujib. Pembekalan terhadap para mahasiswa tersebut mengambil tema “Penguatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Potensi Lokal, Menuju Garut Lebih Baik dengan Bingkai Iman Ilmu Amal”. 

Prosesi pembekalan para mahasiswa ini langsung dibuka oleh Rektor Uniga,Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng di halaman Kampus Fikom Uniga, Sabtu (29/07/2017). Pembekalan tersebut sebagai persiapan bagi mahasiswa sebelum dilepas pada tanggal 2 Agustus hingga 4 September 2017
Dalam sambutannya Rektor Uniga mengungkapkan, kegiatan KKN-Tematik ini merupakan kegiatan yang berbasis Education for Suistainable Depelopment. Dengan kata lain, pendidikan untuk pembangunan yang berkesinambungan dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmupengetahuan. “Hal ini dilakukan karena permasalahan di tengah masyarakat memiliki kompleksitas yang sangat tinggi. Sehingga solusi yang ditawarkan tidak bisa dilihat dari satu persepektif saja.” Ujar Syakur. 
Ditambahkannya, mulai tahun 2016 pelaksanaan KKN dilakukan sekaligus dan terintegritas yang diikuti semua fakultas di lingkungan Universitas Garut, hal tersebut sebagai bagian dari strategi dan langkah Uniga dalam memberikan kontribusi dalam proses

pembangunan Kab. Garut, seperti diketahui Universitas Garut (UNIGA) memiliki program studi yang relevan dengan potensi serta permasalahan yang ada di Kab. Garut, “perbedaan Program Studi dan latar belakang mahasiswa memberikan warna tersendiri dalam menciptakan iklim kebersamaan dalam perbedaan, saling mengenal satu sama lain, toleransi dalam keberagaman, menghilangkan ego sektoral merasa diri paling hebat, yang lain lemah, jika perbedaan latar belakang dan program studi ini dipersatukan maka akan menjadi kekuatan yang dasyat” tuturnya.

Sedangkan Kapolres Garut, AKBP Novri Turangga , MH,MSi. mengatakan, sangat mendukung langkah Rektor Uniga denganmemberikan pembekalan seperti itu. Sebab perlu adanya pembangunan karakter yang kuat terhadap para mahasiswa sebagai agen perubahan, “Mahasiswa harus menjadi pelopor dari komponen masyarakat dalam ikut menciptakan Ketertiban dan Keamanan masyarakat, luruskan berita berita yang tidak benar, sampaikan pemahaman yang menyejukan agar benih benih perpecahan tidak terus menular, mahasiswa agar bisa mentaransformasikan informasi yang benar serta menyatukan adanya saling klaim merasa paling benar kelompok satu dengan yang lian,” ucapnya.

Ditambahkannya, akhir-akhir ini, yang tengah menjadi pusat pemberitaan Nasional, yakni kasus terorisme yang  pelakunya berasal dari Garut, merakit di Garut lalu diledakan di Jakarta. “Kami berharap dengan adanya KKN mahasiwa Uniga bisa mendorong masyarakat lebih kreatif dalam melepaskan diri dari lingkaran kemiskinan. Karena salah satu penyebab benih terosrisme tumbuh adalah kemiskinan,” tandasnya.

KKN Tematik Uniga 2017 seperti diungkapkan oleh Ketua Panitia Prof. Dr. Hj. Iekeu Sartika Iriany MS. Para peserta KKN dibagi menjadi 50 kelompok tersebut akan disebar ke empat Kecamatan dan 50 Desa di kawasan Garut selatan dan Garut Utara.

Beberapa Program Unggulan dengan mengusung pemberdayaan desa sesuai aspirasi dari desa masing masing akan mewarnai program KKN tersebut diantarana Tata Kelola Keuangan Desa, BUMDes serta Sosialisasi Pilkada bagi para Pemilih Pemula selain itu satu program unggulan akan coba dilaksanakan yaitu Penanaman Pohon oleh setiap Peserta KKN di setiap Desa yang merupakan kerjasama dengan pihak Perhutani Garut. (Jay).

BAGIKAN