​Karyawan PT.Cahaya Terang Akan Lakukan Mogok Kerja, Bila Tuntutannya Tak Ditanggapi 

107
Ket Foto: Karyawan saat melakukan Unjuk rasa

GARUT, (KF).- PT.Cahaya Terang Abadi  kini kembali bermasalah, perusahaan yang memproduksi Rambut palsu (wig) kini di demo karyawannya sendiri.
Rarusan karyawan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Perusahaan yang berlokasi di Kampung Tanggulun, Desa Mekarbakti, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Senin (14/8/2017).

Aksi unjuk rasa yang mendapatkan pengawalan Polsek serta Satpol PP kadungora, para karyawan buruh pabrik menuntut hak-haknya yang selama ini tidak terpenuhi karena tidak sesuai dengan hak normatif selaku karyawan.

Diki Permadi koordinator aksi  mengatakan,” selama ini perusahaan tidak memenuhi hak normatif layaknya karyawan, Upah minimum dibawah standar, pembayaran uang lembur yang tidak sesuai, karyawan tidak mendapat jaminan (K3) Keamanan dan Keselamatan Kerja serta tidak mendapatkan jaminan kesehatan yang didaptarkan ke BPJS padahal dalam praktek kerja karyawan sering mengeluh dengan gatal-gatal kulit yang dirasakan selama bekerja diperusahaan itu”, katanya.

Diki yang juga Ketua Karang Taruna Desa Mekarbakti menambahkan, para pekerja tidak diberikan aturan kontrak kerja yang jelas.

“Perusahaan seenaknya dalam menempatkan dan memperkerjakan karyawan di (2) dua perusahaan yang berbeda serta karyawan hanya diberi libur satu (1) hari dari dua minggu hari kerja. Tuntutan tersebut sebelumnya sudah kami ajukan namun pihak managemen selalu menolaknya, kini kami lakukan kembali tuntutan untuk dapat terealisasi dan seandainya masih tidak ada tanggapan dari pihak managemen perusahaan kami akan lakukan mogok kerja serta aksi yang lebih banyak, pungkasnya.(heri)

BAGIKAN