​LAPAN Tingkatkan Kemampuan Mahasiswa Melalui Komurindo-Kombat 2017

122
Ket Foto: Sejumlah peserta sedang mengikuti perlombaan roket di lapangan Balai Uji Teknilogi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Garut, Jl. Cilauteureun Pamempeuk

GARUT, (KF).-  Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), selenggarakan Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2017 untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta seluruh Indonesia bertempat di area LAPAN Garut, Desa Pamalayan, Kecamatan cikelet, Kamis (24/08/17). 

Kepala Lembaga Penerbang dan Antariksa Nasional Prof DR.Thomas Djamaluddin melalui Kabag Humas Lapan, Ir. Jasyanto, MM mengatakan, Komurindo adalah kompetisi tahunan rancang bangun muatan roket dan roket EDF tingkat perguruan tinggi yang diselenggarakan sejak 2009. 

Dalam ajang ini, para mahasiswa ditantang untuk membangun suatu sistem monitoring dan pengukuran yang stabil, akurat, di bidang peroketan. Dan juga ajang kompetisi ini bagi pelajar menjadi bekal LAPAN dalam mempersiapkan generasi muda yang  melek ilmu pengetahuan dan teknologi keantariksaan. 

Kompetisis Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) ke-10 dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) ke-5 digelar di Balai Uji Teknologi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Garut, Jl. Cilauteureun Pamempeuk, Garut Selatan. 


Tahun ini, LAPAN membuka kategori baru dari tiga jenis perlombaan yang diselenggarakan. Kategori baru tersebut adalah Wahana Sistem Kendali dengan tema Pengendalian Wahana Sistem Kendali Elektrik-Ducted-Fan (EDF) dalam mencapai sasaran secara horizontal. 
Sementara kategori lainnya yaitu Muatan Roket dengan tema Pemantauan Grafis Sikap Luncur Roket Uji Muatan dalam Visualisasi Odometri 3 Dimensi (3D Odometry Graphics Visualization) dan Muatan Balon Atmosfer dengan tema Teknologi Muatan Balon untuk Observasi Atmosfer dan Maritim.

Kegiatan ini akan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam rancang bangun serta pengujian roket dan muatannya. Dan juga Kompetisi ini juga sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam teknologi penginderaan jauh dan sistem otomasi robotika pada muatan roket. 

Lanjut dikatana Ir.Jasyanto tahun ini, total terdaftar 99 proposal dari calon peserta. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, lolos sejumlah tim yang terdiri dari 25 tim wahana sistem kendali (WSK), 18 tim muatan roket, dan 16 tim kombat. Kompetisi tingkat mahasiswa se-Indonesia ini diselenggarakan LAPAN bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Pemerintah Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22, semarak Hari Keantariksaan Nasional, dan hari ke-54 LAPAN. Adapun daftar juara adalah, (1).Katagori Mutan Roket : Politeknik Negeri Jember. (2). Kategori Wahana Sistem Kendali: Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). (3). Kategori Muatan Balon Atmosfer : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Dr. Helmi Budiman mengungkapkan, pihaknya memberikan apresiasi dan bangga, karena Kabupaten Garut dijadikan sebagai lokasi untuk pelaksanaan event penting berskala nasional. Dan berharap kabupaten Garut, melalui event ini akan dapat mengangkat citra garut di tingkat Nasional, bahkan Internasional khususnya di bidang Iptek dan Teknologi. Selain itu diharapkan juga dapat menarik minat para wisatawan untuk berkunjung dan berwisata dipantai selatan Garut. “Melalui kegiatan kompetisi muatan roket Indonesia dan kompetisi muatan balin atmosfer (Komurindo – Kombat) 2017 ini akan memberikan kontribusi positif terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Ungkapnya. (Tim KF/ Indra R).

BAGIKAN