​Longsor Di Cisurupan Garut, Gerus Sebuah Peternakan Kandang Ayam 

110

GARUT, (KF).- PERGERAKAN Tanah yang mengakibatkan longsor kembali terjadi, kali ini terjadi di wilayah Kampung Loasari, Desa Tambak Jaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu(26/7/2017) Malam sekitar pukul 22:00 WIB.

“Longsoran tanah ini terjadi tadi malam. Padahal, tidak ada hujan dulu sebelumnya. Longsor ini terjadi akibat pergerakan tanah. Karena, di bawah tanah ada aliran air,” Ucap Kapolsek Cisurupan AKP Surya Effendi, kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (27/7/2017).

Lanjut dikatakan Kapolsek, akibat kejadian tersebut sebuah rumah dan peternakan ayam seluas dua hektare hancur tertimbun material longsor. 

Sang pemilik, kata Surya, mengalami kerugian materiil sebesar Rp 500 juta. Karena, selain bangunan peternakan yang hancur, sebanyak 3.000 ekor Aya petelur juga tertimbun longsor.

“Tidak ada korban jiwa. Karena, saat kejadian peternakan sedang berhenti beroperasi. Dari 3.000 ayam yang tertimbun beruntung sebagian kecil masih bisa dievakuasi,” Ujarnya.

Sementara itu, warga di lokasi ini khawatir akan terjadi longsor susulan. Karena sejumlah rumah warga lainnya, terletak di samping area peternakan.

“Awalnya tanah ini rata, tapi setelah kejadian anjlok hingga lima meter ke bawah akibat pergerakan di bawahnya. Sejumlah bangunan terdekat juga bergeser puluhan meter, karena terseret material longsor dari peternakan,” Paparnya 

Ditambahkan Surya, Guna menghindarkan warga sekitar dari longsor susulan, garis polisi dipasang di sekitar lokasi. Sejumlah warga pun memilih menjauh dari lokasi. (Tim)***

BAGIKAN