​Mensos RI, Berikan Bibit Pohon Cabai Bagi Korban Banjir Bandang Cimanuk Garut 

165

Camat Tarogong Kidul Hj Lilis Neti saat menyambut Kedatangan Mensos RI. Ir.Hj Khofifah Indar Parawansa 

GARUT, (KF).- Tingginya harga cabai dipasaran membuat sejumlah warga masyarakat dikalangan menengah kebawah ingin miliki tanaman berbuah pedas tersebut. Hingga sampai saat ini harga cabai dipasaran masih terbilang cukup mahal dibanding tahun kemarin. 

Namun bagi Warga masyarakat Garut yang menjadi korban banjir bandang, pada september 2016 lalu sedikit bernafas lega. pasalnya selain mendapat bantuan uang lewat program keluarga harapan (PKH), para korban juga  kini tak perlu lagi mahal-mahal membeli cabai dari pasar. Menteri Sosial RI,  Ir. Hj. Khofifah Indar Parawansa. Memberikan 150 bibit pohon cabai yang siap dibagikan kepada para korban banjir.

Warga/Korban banjir bandang sekaligus  penerima manfaat dari program PKH

Saya sudah minta 1500 bibit cabai dari Pak Menteri Pertanian, ini semuanya untuk para korban banjir Garut, biar mereka bisa menanam dan mengkonsumsi cabainya,” Ungkap Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa, saat ditemui di Panti Werdha, kecamatan Tarogong kidul, kabupaten Garut,  Sabtu(4/3/2017) Siang.

Dikatakan Hj Khofifah, Garut merupakan kota pertama yang mendapatkan bantuan bibit pohon cabai, selain mendapat bantuan uang non tunai dari program PKH. 

1500 bibit cabai tersebut kini sudah diberikan kepada pemerintah daerah (Pemda) Garut, dan selanjutnya akan diberikan kepada para korban banjir bandang. Mensos juga mengimbau kepada penerima untuk menanam bibit cabai tersebut di lahan mereka masing-masing, agar dapat dimanfaatkan jika berbuah kelak.
“Garut merupakan kota pertama yang saya beri bibit pohon cabai, sebelumnya di kota-kota lain belum pernah saya kasih ini, dan sudah saya titipkan di pemerintah, disini hanya pemberian simbolis saja,” Katanya. (dra .R)

BAGIKAN