​MPLS Tak Boleh Ada Lagi Ada Perpeloncoan

210
Ket Foto: Pelepasan balon ke udara oleh Kepalasa SMKN 1 Garut menandai pembukaan MPLS di SMKN 1 Garut, Senin (17/07)

GARUT, (KF).-  Sebanyak 864 siswa-siswi baru SMKN I Garut mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau masa orientasi sekolah di hari pertama ajaran baru tahun 2017-2018, Senin (17/07).

“Kami berharap sudah tidak ada lagi perpeloncoan dengan hal yang aneh- aneh di kesempatan MPLS ini. Karena saat ini mekanismenya sudah dirubah , MPLS ini langsung dibawah kordinasi guru dan bukan lagi oleh kakak-kakak kelas seperti tahun tahun sebelumnya, yang selalu menimbulkan keresahan bagi siswa. Bahkan tidak jarang terjadi korban kekerasan akibat perpeloncoan tersebut,” ujar Kepala Balai wilayah 6 Garut-Tasik Dinas Pendidikan Pemprof Jabar, Ayi Nurhasan,Senin (17/7/2017).

Menurut Hasan, masa orientasi pengenalan lingkungan sekolah ini yang digelar selama tiga hari, bisa dimamfaatkan oleh siswa untuk mengenal potensi dilingkungan sekolah masing-masing khususnya di SMKN I Garut.

“Guru atau krpala sekolah diharapkan bisa memberikan pemahaman terkait seluruh pitensi yang ada disekolah terhadap siswa,dari mulai pengenalan SDM atau staf pengajar,persoalan kurikulum, hingga fasilitas atau sarana prasarana yang dimiliki dimasing-masing sekolah,” Pungkasnya.

Kepala SMKN 1 Garut, Drs. H. Dadang Johar Arifin, M.M, mengatakan, MPLS di sekolahnya lebih Ke pengenalan karakter anak didik dan pengenalan lingkungan sekolah. 

“Sudah tiga tahun terakhir ini di kami tidak ada perpeloncoan. ” Mereka (siswa baru)  tidak diminta membawa peralatan macem-macem, hanya diharuskan bawa roti dan air minum untuk sarapan, untuk menjaga hal-hal yang tifak diinginkan. Mereka dikenalkan dengan proses belajar yang akan ditempuh selama tiga tahun dan lain sebagainya,” tuturnya. (Jay)

BAGIKAN