​NPCI Kabupaten Garut Dalam Waktu Dekat Akan Melakukan Audensi Ke DPRD 

710

Ketua NPCI Kabupaten Garut Andi Supriadi saat ditemui sejumlah media

GARUT, (KF).–  Andi Supriadi SE.M.M, Pd Secara resmi dilantik menjadi pengurus NPCI (national paralimpyc commite of indonesia) periode 2016-2017, pelantikan tersebut bertempat di hotel Suminar jl.Otista kabupaten Garut Jawa Barat. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Garut, Dr. Helmi Budiman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Drs Kuswendi, Koni Kabupaten Garut, Forkopim kecamatan Tarogong Kidul, juga para tamu undangan lainnya. Rabu(5/5/2017).

Ketua Umum Pengurus NPCI Kab.Garut Andi Supriadi mengatakan, program terdekat kedepan akan melakukan audensi dengan DPRD Komisi D Kab Garut serta mengundang dinas- dinas yang terkait dengan NPCI agar semuanya itu satu suhu, ucapnya.
Lanjut Andi, setelah itu baru kami akan mempersiapkan atlit-atlit, untuk latihan jangka panjang agar mencapai target 5 besar  pada Paperda V 27 oktober – 2 November 2018 diKab Bogor.

“Untuk persiapnya, kami selalu, mengadakan yang disebut dengan hari disabilitas yaitu setiap hari Rabu jam 13.00 wib dan kami mengumpulkan anak disabilitas yang punya potensi diolahraga, di lapang Kerkof,”ujarnya.
Andi berharap, setelah pelantikan ini, komunikasi kita dengan birokrasi lebih lancar. ” yang selama ini kadang-kadang kami bingung harus kemana  melangkah,  harus kemana komunikasi. Makanya kegiatan ini saya perjuangkan untuk terlaksana, supaya semuanya punya suhu yang sama,” Harapnya.

Foto bersama usai pelantikan pengurus NPCI Kab Garut 


Sementara wakil bupati Garut Dr.Helmi Budiman saat dijumpai mengatakan, pihaknya terutama keinginan atau komunikasi publikasi di tahun 2018 untuk menjadi juara V Besar di tingkat provinsi, dan itu merupakan suatu peringkat yang harus di suport oleh pemerintah daerah.

Lanjut Helmi ditahun 2018 untuk atlet yang berprestasi akan mendapatkan reward, “Karna ditahun 2014 itu kan kita baru masuk nah untuk tahun sekarang kita persiapkan untuk tahun 2018, kita usulkan untuk diberikan reward disamping untuk mengikuti Peparnas.” Katanya 

Terpisah kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Garut, Drs.Kuswendi  mengungkapkan, yang pertama kita tentunya akan lihat dari sisi anggarannya Karna memang ada (pesta besar red) katakan Pekan Paralimpik daerah (Peparda) yang akan diadakan di Bogor, ” ini bersamaan waktunya paling perbedaannya satu minggu, oleh karena itu kita coba dorong karena ditahun yang lalu masih dikelola Koni sekitar 400 kita coba 600 juta, Karna memang dari sisi cabor yang dipertandingan tidak jauh berbeda dengan Porda, kita ketahui dalam sambutannya Pak Wabup tadi jangan ada diskriminasi. Nah oleh Karna itu saya harapkan tidak jauh berbeda, apabila Porda 1,5 minimal ini diatas 800 lah. Sehingga nanti prestasi yang sudah dipunyai saya kira tidak akan lari keluar, karna ini atlit-atlit milik kabupaten Garut asli.” Paparnya 

Lanjut Kuswendi dari 7 peserta kemarin yang memperkuat Jawa Barat di PON itu memperoleh 6 Mendali emas didapatkan oleh kabupaten Garut, ” artinya ampir semua yang ikut mendapatkan mendali, dan mendali Peraknya 7.” Cetusnya 

Lebih jauh lagi dikatakan kini ada perubahan dari BPOC menjadi  NPCI dan sudah barang tentu didalam SK menteri nya itu tidak dibawah naungan Koni, ” jadi APBD bisa hibah langsung atau bisa disimpan di Dispora, yang penting kita mendorong untuk 2018 dan tentunya masih ada waktu,” Tandasnya.( Indra R)

BAGIKAN