​Pantai Laut Selatan Garut, Kembali Telan Korban

167

 

Ket Foto:  Tim SAR dibantu warga saat mengevakuasi korban 

GARUT, (KF). -Pantai selatan Garut kembali menelan korban. Kali ini yang menjadi korban adalah 

Tanu Hidayat (29), tercatat mahasiswa sekolah tinggi agama islam (STAI) Siliwangi Leles, warga Kampung Cijolang RT 3/1 Kecamatan Langensari Darangdan Kab. Purwarkata, dan Bajang Hidayat (20), Asisten Dosen STAI, warga Kampung Sukasirna RT 2/3 Desa/Kec. Cikelet, Kab. Garut. 

Peristiwa itu terjadi di Pantai Karangpapak, Cikelet, Minggu (14/5/2017) sekitar Pukul 09.00 pagi. Informasi yang dihimpun “KF”, rombongan mahasiswa STAI Siliwangi Leles sedang melaksanakan rekreasi ke Pantai Selatan Garut. Pada saat itu rombongan termasuk kedua korban sedang bermain dipinggir pantai. Namun, secara tiba-tiba air arus gelombang pantai membesar sehingga korban terbawa arus air laut ke tengah. 

Menurut keterangan teman korban, Asep sebenarnya yang terbawa arus air laut itu adalah Tanu dan Alfina (20) warga Kampung Cimuncang RT 1/8 Desa Karangtengah Kec. Kadungora, Garut. 
“Saat itu Bajang bermaksud menyelamatkan Alfina. Namun naas, Alfina terselamatkan sedangkan Bajang sendiri malah terseret ombak yang pada saat itu airnya membesar dan menggulungnya,” kata Asep melalui HP nya. 

Menurut Asep, kejadian tersebut diketahui oleh para nelayan, balapista, dan Basarnas yang langsung terjun menyelamatkan mereka. Kedua korban langsung ditemukan dan ditangani oleh Puskesmas dan jajaran Muspika Kecamatan Cikelet. Informasi lainnya, saat kejadian warga, dan para nelayan termasuk rekan korban sempat berusaha menolong kedua korban. Namun kedua korban tersebut tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia. Selanjutnya kedua korban meninggal dunia dan korban selamat dibawa ke Puskesamas Cikelet untuk pemeriksaan medis. Korban meningal dunia sudah dibawa oleh pihak keluargannya masing-masing. Sedangkan korban selamat, Alfina masih dalam perawatan medis di Puskesmas Cikelet. (dra R)***

BAGIKAN