​Partai Hanura Buka Peluang Non Kader Di Pilkada Garut

110
Ket Foto: Tim Pilkada cabang partai Hanura saat memberikan keterangan tentang calon Bupati

GARUT, (KF).-  DPC Partai Hanura Kabupaten Garut segera membuka pendaftaran bakal calon (balon) Bupati dan wakil bupati. Pendaftran balon akan dimulai dari Tanggal 24 sampai 31 Juli 2017. 

Ketua Tim Pilkada Cabang DPC Partai Hanura, Han Han Faisal, mengatakan, Partai Hanura memberikan kesempatan  kepada kader dan non kader untuk mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Garut Tahun 2018 nanti. Hanhan menjelaskan, akan ada dua tahapan dalam pendaftaran balon tersebut.

“Tahap pertama dari tanggal 24 sampai 27 Juli itu pengambilan formulir. Lalu dari tanggal 28 sampai 31 Juli tahap pengembalian formulir. Kami buka pendaftaran mulai jam 09.00 sampai 16.00,” tutur Hanhan saat memberikan keterangan di Kantor DPC Partai Hanura, Jalan Cimanuk, Minggu (23/7/2017).

Para balon yang akan mewakilkan diri untuk mengambil formulir, lanjut dia, harus melampirkan surat kuasa. Sedangkan pengembalian formulir harus dilakukan oleh pendaftar bersangkutan.

Setelah menerima pengembaliam formulir pendaftaran  para balon, tutur dia, tim akan menyerahkan ke DPC dan selanjutnya diserahkan ke DPD. Untuk penentuan rekomendasi balon yang diusung, nantinya akan diputuskan oleh DPP Hanura. 

“Rekomendasi rencananya akan keluar pada bulan November. Tapi kami harap bisa lebih cepat juga,” katanya.

Meski belum resmi dibuka, lanjut Sekjen Hanura Garut itu, sudah ada sejumlah pihak yang berkomunikasi dengan tim Pilkada Hanura. Termasuk isu jika Bupati Garut, Rudy Gunawan akan ikut mendaftar.

“Lebih jelasnya nanti saat pendaftaran. Sekarang masih komunikasi tak resmi,” ujarnya.

Ditambahkannya, selain politisi dan  tokoh masyarakat, kader  partai yakni Ketua DPC Partai Hanura Garut, Serli Besi pun akan ikut mendaftar. Meski menjabat sebagai ketua, namun mekanisme yang harus dilalui tak berbeda dengan yang bukan kader Hanura. 

” Perlakuan kita sama, baik terhadap kader partai, maupun yang bukan kader. Kan nanti akan ada survei oleh lembaga independen. Ketua partai tidak dijamin akan diusung. Semua ditentukan oleh hasil survei dan yang menentukan DPP, bukan DPC,” tegasnya. (Jay).

BAGIKAN