​Partai Idaman Dukung Road Show Konvensi Pilkada Untuk Rakyat Garut 

363

Aep Saepudin Ketua Partai Islam Damai dan Aman (IDAMAN) Kabupaten Garut 

GARUT, (KF).- Konvensi Pilkada Untuk Rakyat Garut yang di gelar Oleh Partai Demokrat Cukup menyita Perhatian Publik, pasalnya konsep Konvensi yang di Gelar sangat terbuka untuk Masyarakat Garut dalam memberikan ruang penilaian kepada Para Peserta Konvensi melalui mekanisme survey, Konsep Konvensi dengan Road Show ke daerah Pemilihan merupakan hal yang baru, ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Garut. Membicarakan Konvensi Pilkada ini, kami sangat mengapresiasi kegiatan konvensi tersebut Ujar Aep Saepudin Ketua Partai Islam Damai dan Aman ( IDAMAN) Kabupaten Garut saat di temui di kediamannya di Cibatu.

Road Show perdana akan di Gelar Di kecamatan Cibatu Sabtu 04 Maret 2017 bertempat di Gedung KMM,  “Saya secara Pribadi yang kebetulan bertempat tinggal dan lahir di Kecamatan Cibatu Merasa terhormat, dimana Daerah kami di jadikan tempat Pertama di Gelarnya Road Show Konvensi Pilkada Untuk Rakyat Garut yang dilaksanakan oleh Partai Demokrat, kebetulan saya juga di undang ke Acara tersebut, Insya Allah saya bersama kawan kawan di Partai Idaman akan hadir”.  Ungkap Aep 

Lanjut Saepudin,  mengenai FIGUR bakal calon Pemimpin di Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Garut secara serentak di tahun 2018 Aep Saepudin mengatakan bahwa Bakal Calon Pemimpin yang berpeluang dan dapat atau bisa diterima vooters (pemilih) sangat ditentukan oleh beberapa asfek. Pertama,  Elektabilitas, soalnya ini tidak hanya soal popularitas calon, tetapi juga semangat perubahan yang dibawa sang Kandidat di Pilkada Garut 2018 mendatang. 

Selama ini, beberapa figur bisa menaikkan tingkat elektabilitasnya terhadap votters itu karena dianggap mampu menjadi lawan yang sepadan dengan Incumbent adalah Agus Supriadi yang juga mantan Bupati Garut periode 2004-2009, Holil Aksan Umarzein (Ketua PM GATRA yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Provinsi Jawa Barat), Raden Marlan Ketua Dewan Penasehat Himpunan Pengusaha Nahdlyin (HPN) dan Irfan R Reza (Pengusaha Muda Sukses), kebetulan ke empat kandidat yang sering di bicarakan oleh masyarakat tersebut yang telah ikut berkompetisi dalam konvensi yang di Gelar Oleh Partai Demokrat ini menjadi daya tarik tersendiri dalam konvensi.

Dan kedua. Soal rekam jejak. Saya melihat, rekam jejak dari beberapa figur Peserta Konvensi Pilkada yang di Gelar oleh Partai Demokrat cukup mampu dan mumpuni untuk menjadi lawan yang sangat sepadan dengan Calon Incumbent serta mereka di anggap mampu untuk membawa perubahan sehingga Kabupaten Garut bisa bangkit, maju, mandiri dan berprestasi serta Daerahnya jadi IDAMAN (Indah, Damai, Aman, Manusiawi, Agamais dan Nyaman) sehingga banyak Investor menanamkan Invesatsinya di Kabupaten Garut. 

Lanjut yang ke Tiga. Soal Program. Kami melihat para kandidat calon Peserta Konvensi , masih mengunci dirinya pada program-program populis yang relatif sama, belum tergambar konsep matang bagaimana untuk mencari solusi dan jalan keluar untuk memecahkan persoalan-persoalan yang ada di Kabupaten Garut seperti mengenai Kemiskinan, Kesehatan, Pendidikan, Pengoftimalan Sumber Daya Manusia, Pengelolaan SDA, Transparansi anggaran Pembangunan, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, Fungli dibeberapa Dinas/Instansi, Konflik teritorial/tanah, Penanganan defisit anggaran dan lain sebagainya. Ujar Aep penuh semangat.

Selanjutnya dijelaskan Ketua Partai Idaman Garut yang merupakan besutan dari  H. Rhoma Irama ini menilai dengan Mekanisme Road Show yang di gelar oleh Panitia Konvensi, sangat berarti sekali bagi masyarakat, sehingga mereka bisa mengenal calon bakal pemimpinnya sehingga tidak seperti membeli kucing dalam karung, masyarakat akan melihat dan mendengar langsung dari para calon Kandidat Bupati Garut tentang Visi Misi dan Programnya untuk pembangunan Kabupaten Garut 5 tahun kedepan. Ungkapnya penuh Diplomasi. 

Untuk itu agar Para Kandidat harus bisa menghadirkan solusi yang kongkrit terhadap jalan keluar masalah yang ada di Kabupaten Garut saat ini dan kedepan. Mereka harus memunculkan ide-ide dan Gagasan dalam Blueprint sehingga ketika terpilih menjadi pemimpin/Bupati atau Wakil Bupati Garut tidak MENADO (Menang Nama Doang), karena fakta di Lapangan apa yang disampaikan dalam kampanyenya tidak sesuai dengan realitas di lapangan dan banyak masyarakat yang kecewa karena janji-janji manis dari para Kandidat Pasangan Bupati dan Wakil Bupati. Tegasnya.

Diakhir Perbincangan Aep yang di percaya sebagai Ketua DPC Partai IDAMAN Kab. Garut dan telah di lantik langsung oleh H. Rhoma Irama di Gedung Sasakada Garut belum lama ini mengharapakan bahwa siapapun nanti yang keluar dan di tetapkan sebagai Calon Bupati Garut dari hasil Konvensi agar bisa menjadi kemitraan dengan Partai IDAMAN dan Kami telah siap untuk mendukung siapapun calon Bupatinya yang sefaham dengan Flat Form dari Partai IDAMAN yang mengusung tema, “Bersatu dalam Aqidah, Berjama’ah dalam Ibadah, Toleran dalam Perbedaan dan Bersinergis dalam Syiasyah”. 

Insya Allah walaupun Partai IDAMAN belum memiliki Kursi di DPRD Garut, dengan Inprastruktur dan mesin partai yang solid, kami siap untuk mendongkrak suara Voot Getter karena kami memiliki Ketua Umum Partai yang Popularitasnya cukup di kenal dari sabang sampai meuroke, dari insinyur sampai tukar cukur, dari gubernur sampai tukang bubur, Partai IDAMAN Garut siap untuk berkoalisi mendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut yang bersama-sama untuk berkomitmen menjadikan Kabupaten Garut sebagai  Daerah Religius atau Kota Santri yang benar-benar Nyantri, Berbudi, Berprestasi serta  jadi IDAMAN bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Garut. Pungkasnya. (dra R)***

BAGIKAN