​Pelatihan Program Kerja CV. Budi Jaya Abadi Diduga Sarat Kepentingan 

377


Ujang Kasi Pengembangan dan penempatan Pada dinas tenaga kerja provinsi Jawa barat 

GARUT, (KF).-Program pelatihan dan pengembangan yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Perusahaan CV.Budi Jaya abadi produsen Kompeksi Cardinal diduga tidak transparan, pasalnya beberapa awak media yang hendak mempublikasikan kegiatan terakhir pelatihan tersebut tidak diperbolehkan meliput. 

Bahkan salah seorang yang disebut-sebut Manajer perusahaan Ahmad, tidak kunjung menemui awak media yang menunggu berjam-jam diluar perusahaan. Sehingga beberapa awak media menduga kegiatan tersebut terkesan sembunyi-sembunyi.

Salah seorang wartawan lokal mingguan Heri mengatakan, kalau memang kegiatan ini betul-betul tidak ada unsur kepentingan, kenapa media tidak bisa meliput kegiatan tersebut, “ya padahal kan jelas ini kegiatan pelatihan wajar kalau kita selaku media ingin mempublikasikan, apalagi kegiatan pelatihan tersebut merupakan program dari Dinas Tenaga Kerja provinsi Jawa Barat,” Katanya.

Sementara, Teti(18) Warga kecamatan Cilawu yang merupakan salah seorang peserta pelatihan kegiatan tersebut mengatakan dirinya sudah mengikuti pelatihan satu Minggu, ” kita mengikuti pelatihan pertama satu minggu, dan yang keduanya satu minggu, Karna kan kegiatan pelatihan ini dibagi dua grup 50 peserta per satu minggu,” ujarnya.

Terpisah, Ujang kusiadi Kasi pengembangan dan penempatan Pada Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan pembekalan untuk merekrut calon tenaga kerja yang kebetulan dibutuhkan dalam bidang menjahit, dan Kita Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan perusahaan yang memang program dari pak gubernur ada serapan untuk tenaga kerja. 

” berkaitan dengan kegiatan ini, kita membuka kesempatan program kerja sesuai dengan program gubernur itu untuk serapan 2 juta tenaga kerja, kita memprogramkan pembekalan dan penempatan tenaga kerja lokal dan Kita merekrut Dikabupten Garut dalam kesempatan pelatihan ini ada anggaran untuk 100 Orang ,” Paparnya. Sabtu (18/3/2017) Siang

Disinggung masalah anggaran untuk kegiatan pelatihan tersebut pihaknya mengaku tidak tahu, namun hanya menjelaskan biaya transportasi dan uang saku. 
” Nilai anggaran keseluruhan saya kurang tahu, namun untuk mempasitasi peserta itu ada uang saku 150 ribu perhari dikali 5 hari dan transport 300 namun itupun ada potongan pajak, Karna ada kewajiban 6%. Hal tersebut  bisa ditanyakan kepada peserta.” Ucapnya 
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari manajer CV.Budi Jaya Abadi yang yang ditunjuk untuk bekerja sama dalam program pelatihan tersebut. (dra R)

BAGIKAN