​Petani Pastikan Pasokan Sayuran Jelang Bulan Ramadhan Aman

155

Ket Foto : ladang sayuran disalah satu desa dikabupaten garut

(Foto : Indra .R) 

GARUT, (KF).-Jelang datangnya bulan suci ramadhan 1438 H, para petani sayuran di wilayah Garut, Jawa barat tengah memastikan pasokan sayurannya aman. 
Enjang Badrudin (32) Salah seorang petani sayuran di kp Kolot, Desa cigedug kabupaten Garut, mengatakan,  sayuran diwilayahnya dipastikan aman selama bulan ramadhan mendatang. 

Ket foto: salah seorang petani memperlihatkan tomat hasil panennya

“Insya Allah akan aman, kalau sampai akhir bulan ramadan, pasokannya cukup,” Ucap Enjang saat ditemui di ladang yang tengah digarap, Kamis(27/4/2017) siang. 

kendati pasokan dinilai cukup, harga beberapa sayuran yang dijual petani disini kepada pengepul tetaplah stabil, bahkan di beberapa komoditi harganya bahkan turun.

“Harga tetap sama, kalo tomat justru stabilnya Rp 7 ribu/kilogram, sekarang cuman Rp 2 ribu aja per kilonya. Untuk cabai dari sejak ada kabar harga cabai naik di pasaran juga dari kami tetap Rp 25-28 ribu/kilonya,” katanya.

diakui Enjang serangan hama, karna faktor cuaca yang buruk dan tidak menentu seperti hujan yang sering kali deras, justru sedikit merugi. 

Ket Foto : Tomat yang terserang hama ditunjukkan petani

“Akibatnya tomat jadi terserang bulukujur, jadi itu di bagian tengahnya ada lubang hitam. Kalau cabai, sama hama patek rusaknya,” ungkap Enjang

Tidak hanya itu, Enjang juga mengeluhkan harga beberapa obat-obatan untuk tanaman yang dinilai mahal.

“Harga obat-obatan mahal, sekitar Rp 100/jenis, sedangkan dalam sekali menanam kami bisa sampai delapan kali membeli enam jenis obat,” Ujarnya.

Enjang dan para petani lainnya berharap agar dinas pemerintah terkait bisa mencari solusi terkait harga obat tanaman yang dianggap terlalu mahal.

“Kalau protes masalah cuaca gak bisa, kan itu mah sudah takdirnya. Kami cuman berharap agar pemerintah bisa cari solusi terkait harga obat-obatan untuk tanaman kami,” Harapnya. (dra. R) 

BAGIKAN