​Polisi Akhirnya Menetapkan Oknum PNS Berinisial HA Sebagai Tersangka Kasus Pencurian 

175
Ket Foto: HA saat menjalani pemeriksaan Polisi

GARUT, (KF).- POLSEK Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jabar. Akhirnya menetapkan HA (41) salah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebagai tersangka kasus pencurian. Polisi mengatakan, HA nekat mencuri lantaran butuh uang.

“Berdasarkan pemeriksaan dia telah mengaku mengambil sebuah tas selendang berwarna hitam milik korbannya bernama Deni,” ungkap Kapolsek Tarogong Kidul Kompol Hermansyah, kepada wartawan di Mapolsek Tarkid, Jalan Rumah Sakit, Jumat (28/7).

Herman mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, HA mengaku nekat mencuri lantaran terjepit masalah ekonomi. Herman berniat akan menjual hasil curiannya itu untuk membayar hutang.

“Dia bilang gajihnya tidak cukup untuk membayar utang yang harus segera ia lunasi. Untuk itu, dia mengaku terpaksa mencuri,” katanya.

Akibat perbuatannya tersebut, HA kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Tarogong Kidul. HA dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, HA yang diketahui bekerja sebagai seorang Staf Tata Usaha (TU) di Puskesmas Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, kabupaten Garut tersebut nekat mencuri sebuah tas milik pengunjung Rumah sakit yang sedang melaksanakan sholat di Masjid RSUD dr. Slamet Garut, Selasa (25/7) petang sekitar pukul 18.00 WIB. Namun aksinya tersebut gagal lantaran diketahui oleh sang pemilik.

HA yang saat itu sempat jadi bulanan-bulanan dihakimi massa. Bahkan saat melakukan pencurian HA masih mengenakan seragam PNS nya. Beruntung aksi tersebut masih bisa diredam setelah Anggota Polsek Tarogong Kidul datang ke lokasi kemudian mengamankan oknum PNS tersebut ke Mapolsek Tarogong Kidul yang lokasinya tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti yaitu sebuah tas selendang berwarna hitam yang berisi sebuah telepon genggam, dua buah topi, serta dompet yang seluruhnya milik korban. Sebuah seragam PNS juga ikut diamankan sebagai barang bukti.(Tim KF)

BAGIKAN