​Polres Garut Ungkap Peredaran Narkoba Dan Obat Terlarang Digarut

116
Ket Foto: istimewa

GARUT, (KF).-  Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat mengungkap peredaran gelap narkoba dan obat-obatan terlarang. Hasilnya, 15 orang pelaku dan sejumlah barang bukti diamankan petugas.

Kapolres Garut AKBP Novri Turangga mengatakan 15 orang pelaku tersebut diamankan dari sejumlah TKP di Garut dalam kurun waktu Juli hingga Agustus 2017.

“TKPnya di Kecamatan Garut Kota, Cisurupan, Cigedug, Karangpawitan, dan Cibiuk. Ada yang ditangkap karena penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, ada juga yang penyalahgunaan obat,” ungkap Novri saat menggelar Press Release di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Rabu (16/8).

Novri mengatakan pelaku yang diamankan tersebut diantaranya berinisial AM (23), YK (28), WF (31), MI (24), S (38), AD (25), HA (37), dan seorang Kakek berusia 65 tahun berinisial ER.

“Yang ditahan di polres ada 8, sisanya dititipkan di Lapas Garut. Mereka bervariasi, ada yang sebagai penjual, kurir dan ada juga yang sebagai pemakai,” katanya.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 5 paket ganja kering seberat 1,5 kilogram.

“3 paket sabu seberat 1,5 gram, dan ribuan pil ekstasi juga kami amankan sebagai barang bukti,” ungkap Novri.

Akibat perbuatannya tersebut, para pelaku dijerat dengan pasal sejumlah pasal dengan hukuman yang bervariasi.

“Ada yang terjerat UU tentang narkoba dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. Ada juga yang terjerat UU tentang kesehatan (menyalahgunakan obat) dengan ancaman hukuman 10-16 tahun penjara,” pungkas Novri. (Tim)***

BAGIKAN