​PP 18/ 2017. Fasilitas dan Tunjangan DPRD naik.

331
Ket Foto: saat sidang Paripurna DPRD Kabupaten Garut

GARUT, (KF).-  Selain Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Garut direncankan akan naik pada tahun 2018 nanti, tunjangan anggota legislatif juga rencananya ikut- ikutan akan naik. 

” Memang betul rencananya tunjangan untuk anggota DPRD akan naik, dan kenaikan tunjangan tersebut kan langsung dari pemerintahan pusat bukan keunginan legislatif yang di daerah ” Kata Ketua DPRD Garut. Ade Ginanjar pada wartawan usai menghadiri sidang paripurna. Selasa (4/7/17)

Ade menambahkan, untuk tunjangan anggota DPRD yang sudah di dengar langsung rencananya yang akan naik yakni tunjangan komunikasi yang besarnya itu 7 kali dari repesentatif kerja ” Jadi yang biasa diterima hanya 6,3 juta untuk nanti bila tunjangan tersebut ada maka akan menjadi 14 juta kurang, karena dalam PP 18 tahun 2017 sendiri poinya seperti itu” katanya.

Masih dikatakan Ade, selain tunjangan komunikasi yang akan naik, ada juga tunjangan reses, serta tunjangan tranportasi, dan untuk tunjangan perumahan akan dikaji dulu yang akan di bentuk tim ofisial yang nantinya akan tertuang dalam Perkada Bupati sehingga nantinya diatur oleh tim ofisial ” Untuk tunjangan perumahan anggota DPRD sekarang ini masih dikaji dulu dalam Perkada Bupati, dan untuk tim pengkajinya dari Sekretariatan Dewan ( Setwan), serta Dalbang, yang akan mengkaji tunjagan tersebut ” ujarnya.

Lanjut Ade, untuk tunjangan reses sendiri sekarang sudah jelas, sama dengan tunjangan komunikasi 7 kali dari nilai repesentatif yang sudah ada sekarang nilainya 1.9 juta jadi untuk anggota untuk tunjangan reses di kali 7 nilainya menjadi 14 juta kurang anggota akan mendapatkan tunjangan reses perorangnya, sementara pimpinan DPRD naik tunjanganya dengan anggota hanya bedanya seratus ribuan yang nilainya hampir sama untuk pimpinan tunjangan reses di kali tujuh repesentatatif.

“Jadi Pimpinan DPRD tunjangan yang ada dulunya 2 juta per pimpinan sekarang akan di kali tujuh repesentatif maka per pimpinan akan mendapatkan tunjangan resesnya sekitar 14 juta ” ucap politisi Golkar yang juga sekaligus Ketua DPD Golkar (Beni)

BAGIKAN