​Prabu Gelar Festival Marawis Piala Wabup Garut

1100

GARUT, (KF).- Persatuan pemuda pemudi dan remaja Batugede (Prabu) mencari jawara marawis se – Kabupaten Garut dengan menggelar Festival marawis yang memperebutkan Piala Wakil Bupati Garut 2017, selama tiga hari 13-15 April 2017 . Kegiatan even tersebut langsung dibuka oleh wakil bupati Garut dr  Helmi Budiman, di Kampung Batugede Kec Bayongbong, Kab Garut, Kamis(13/04/2017).

“Alhamdulilah, saya terus terang bangga dengan Inovasi dan kreativitas pemuda Kampung Batugede, karena bisa menyelenggarakan Festival Marawis setingkat Kabupaten Garut. ini luar biasa pesertanya banyak, ada 45 grup dari 18 kecamatan dan layak disebut festival tingkat kabupaten, “kata dr Helmi Budiman kepada Koran-Fakta.com

Helmi mengatakan, yang lebih menarik lagi adalah kegitan ini tidak diselenggarakan di kota, tetapi di di kampung. Membuktikan bahwa pembangunan partisipasi masyarakat di Kabupaten Garut merata, bukan hanya di perkotaan tetapi juga sampai ke perkampungan.

“kreativitas dan inovasi bukan hanya dikota, tetapi dikampung – kampung juga banyak berkembang, ini bisa dijadikan contoh bahwa walaupun tinggal di kampung, ternyata bisa menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang event yang tingkat Kabupaten,” ungkapnya
Helmi pun berharap, kedepannya Saya ingin ada tema mengangkat budaya Pesantren, Karena kota Garut ini kota santri, salah satunya budaya yaitu seni marawis, tagoni, ada juga bentuk seni yang lainnya.

“tentu ini harus dipelihara dan dikembangkan, karena ini merupakan salah satu bagian dari cara berdakwah lewat seni agar diterima dan masyarakat juga merasakan hiburan dari tema dakwah ini,” ucapnya
Lanjut dia, ini akan menjadi agenda rutin, “sebetulnya pemerintah itu sekarang sedang mencari kegiatan-kegiatan yang bisa dijadikan agenda rutin dan terutama kegiatan itu adalah kegiatan murni yang inisiatif dan dikelola oleh masyarakat bukan oleh pemerintah,” pungkasnya

Sementara itu Koordinator kegiatan M Hoyar Fauzi SPd mengatakan, kegiatan ini adalah sebagai bentuk kecintaan nya Prabu pada seni marawis,” acara ini diselenggarakan tiada lain adalah pertama ajang silaturahim dan memperbutkan piala wabup Garut, serta untuk syiar Islam, karena di dalam lantunan lagunya adalah lagu-lagu Islam. Yang kedua untuk syiar budaya, mengenalkan budaya dan seni pada generasi muda, selain itu untuk pengembangan kreatifitas serta bakat, ” ujarnya. 
Ia menambahkan, tradisi dan seni budaya Islami yang terus mengalami perkembangan hingga saat ini akan terus dijaga dan dilestarikan. Salah satunya melalui festival, melalui kegiatan seperti ini, dan untuk tim juri langsung dari luar daerah seperti dari Bandung, Bogor, Jakarta dan Subang,”katanya. ( J Wan)

BAGIKAN