​Puluhan Guru SD Ikuti Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Sekolah Dasar

116

Kadisdik kabupaten Garut Mahmud

GARUT. (KF).-Puluhan guru sekolah dasar mengikuti kegiatan lomba inovasi pembelajaran jenjang guru sekolah dasar (SD) tahun 2017. Acara yang dibuka secara resmi oleh Kadisdik Kab. Garut, Mahmud tersebut berlangsung di Gedung PGRI Jalan Pasundan, Garut Kota, Sabtu (25/3/2017). 

Dalam sambutannya, Mahmud memberikan apresiasi pada kegiatan inovasi pembelajaran bagi tingkat sekolah dasar (SD) ini. Dan kegiatan tersebut sangat bermanpaat bagi kelangsungan pendidikan di Kabupaten Garut. Dimana guru itu harus dan dapat berinovasi dalam pembelajaran, sehingga menghasilkan guru yang profesional dan handal. 

“Ya jelas, kami apresiasi sekali dengan kegiatan ini. Dan mudah-mudahan hasil dari pada kegiatan ini nantinya jadi wakil Garut ke tingkat yang lebih tinggi baik di tingkat Provinsi maupun Nasional.” kata Mahmud didampingi Ketua PGRI Garut, Mahdar Suhendar.

Mahmud mengatakan, kegiatan inovasi pembelajaran ini dapat lebih di tingkatkan tahun depan sehingga kekurangan-kekurangan sekarang dapat di perbaiki, baik dalam segi peserta maupun dalam penyelenggaraan itu sedniri. Sehingga di tahun depan bisa diajukan dalam anggaran penyelenggaraan, “Jadi peserta harus dikasih motipasi seperti piagam penghargaan atau semacam hadiah yang memotipasi peserta untuk lebih Inovati dan Kreatip.” katanya. 

Senada diungkapkan Ketua PGRI Garut Mahdar Suhendar. Dia mengatakan kegiatan inovasi pembelajaran tersebut sangat penting bagi dunia pendidikan, dalam hal ini pada guru sebagai pendidik yang berinovasi, dan kreatip sehingga menghasilkan guru yang professional dan mandiri. 

” Maka dengan itu saya sebagai ketua PGRI yang membawahi para guru wajib memberikan inovasi bagi hal-hal yang positif.” katanya. 

Sementara itu, Ketua koordinator kerja Pengawas tingkat SD, Usep Kurniadin, menjelaskan kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Jawa Barat. Dia mengaku, kalau dihitung dari jumlah peserta jelas masih minim jika dibandingkan dengan jumlah guru sekolah dasar yang ada di Kabupaten Garut. Namun dirinya tetap bangga dan optimis, karena penyelenggaraan inovasi pembelajaran tingkat sekolah dasar ini akan terus dilakukan secara bertahap. Usep yang juga penyelenggaraan dalam kegiatan ini menyebut, dalam lomba ini ada dua yang dinilai, pertama tentang penulisan makalah, dan kedua penampilan dalam pembelajaran. 

“Jadi diharapkan inovasi kreasi pembelajaran ini dapat dilakukan oleh para peserta yang juga guru di tingkat dasar,” ujarnya.(dra R)

 

BAGIKAN