​Sampah Drainase Sungai Cimaragas di Keluhkan Warga 

210

GARUT, (KF).-Masalah sampah yang dibuang warga ke sembarang tempat mengakibatkan tersumbatnya drainase sungai Cimaragas, yang berada di jalan Papandayan kelurahan Kota Kulon, kecamatan Garut kota. 
Hal tersebut tentunya merupakan prilaku yang buruk. Meskipun begitu masyarakat tidak bisa disalahkan meski fasilitas, edukasi bahkan sosilaisasi dari pemerintah kepada masyarakat selalu digembor gemborkan baik ditingkat kecamatan ataupun kelurahan.

Amang (50) warga kp.dayeuhandap kelurahan Kota Kulon menyebutkan, sampah yang berada di gorong-gorong sungai Cimaragas tersebut sudah lama seperti itu,”  ya sudah hampir lama sampah yang menyumbat di bawah gorong-gorong tersebut memang adanya, kalau tidak salah terakhir di angkut itu waktu tahun 2016 lalu,” Katanya 

Lanjutnya, dirinya berharap terhadap dinas terkait agar  segera mengangkut sampah yang menyumbat tersebut, mengingat saat ini cuaca yang sering kali hujan.” Ya saya berharap kepada dinas terkait agar masalah sampah yang menyumbat bisa segera teratasi, takutnya saat inikan musim penghujan dikhawatirkan nanti aliran air tidak berfungsi dan mengakibatkan banjir,” Ucapnya. 

Menanggapi hal tersebut Sekertaris DLHKP Guriansah berpendapat Masalah sampah di Kabupaten Garut ini cukup kompleks, jadi tidak bisa menyalahkan salah satu pihak termasuk pemerintah, jadi pemerintah dan pihak masayakat mestinya salinglah, apalagi sampah tersebut merupakan sampah Rumah tangga yang dibuang seperti sengaja ke sungai,” Ujarnya.

Sementara ditempat terpisah Nanang ST. Kasi Pengembangan Teknologi Persampahan pada dinas DLHKP Kabupaten Garut mengatakan sampah yang berada di sumber irigasi atau drainase itu idealnya dibagi dua instansi SDAP dan kita (DLHKP red), ” kita hanya mengangkut saja sampah yang berada di darat sehingga mungkin ada sampah yang dibadan air tersebut harus ada kerja sama untuk menaikinya ke atas,” Katanya saat ditemui dikantornya Jum’at (3/2/2017) Siang.
Lanjut Nanang, pihaknya pasti siap untuk membantu kendaraan untuk mengangkut sampah tersebut,” sebagai mana yang sudah kita lakukan selama ini seperti waktu membersihkan sampah di jembatan Ciparay, itu kan ada kerja sama, dari pihak SDAP menyediakan Pengangkut dari airnya, dari pihak kita siap menyediakan kendaraannya diatas.” Paparnya 

Pada prinsipnya kita siap kalau misalkan ada kordinasi dan permintaan, Karna kalau kita fokusnya sampah yang ada di darat dulu yang merupakan rutinitas.

Sementara sampai berita ini diturunkankan belum ada keterangan resmi dari Uptd pengairan atau (sumber daya Air) SDA dinas PUPR kab Garut. Pungkasnya.(dra R)

BAGIKAN