​Sebagian besar pegawai Bapenda Tidak Libur Dalam Masa Cuti Bersama Lebaran 1438 H

236
Ket Foto: Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, H.Basuki Eko


GARUT, (KF).- SEBAGAI SKPD penggali potensi dan pengelola Pendapatan Daerah, maka pada saat pegawai instansi lain menikmati masa cuti bersama, justru Bapenda disibukan dengan tugas pengawasan dan uji petik pendapatan di masa Liburan dalam rangka peningkatan PAD dari masa liburan panjang.

“Kami melaksanakan tugas tsb degan penuh keikhlasan sebagaimana rekan-rekan SKPD lain yg krn tupoksinya jg sebagian besar bahkan ada yg sampai semua pegawainya tdk libur seperti Dishub, Pol PP, Dinkes, BPBD , Kecamatan dll.” Ucap kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, H. Basuki Eko, Jum’at (23/7/2017) Siang.

Untuk pelaksanaan uji petik ini diakui memang ada beberapa pengusaha Wajib Pajak yg keberatan dan bahkan ada yg akan menolak. ” kami sampaikan bahwa sesuai kewenangan yg diberikan oleh Undang-Undang  nomor 28 thn 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah bahwa kami diberikan kewenangan yg salah satunya melakukan Pengawasan, Penyidikan bahkan sampai ke Penyelidikan terkait Pajak Daerah  disamping melakukan Pembinaan”. Ujarnya 

Lanjut ia, Uji petik yang di lakukan adalah untuk mengukur dan menghitung Potensi Pendapatan pada saat Liburan Panjang atau Highest season dan tidak akan begitu saja dijadikan dasar penetapan kami karna kamipun akan melakukan uji petik pada Low Season atau pada saat sedang sepi.

“Kami sampaikan juga bahwa Pajak bukan untuk dihindari tp harus dipatuhi dan ditaati Karna pajak merupakan iuran wajib warga yg bersifat memaksa dan dapat dipaksakan untuk kemakmuran Masyarakat. Bahkan berdasarkan UU dan Perda yg tidak patuh terhadap ketentuan Pajak, segala perijinan yg terkait usahanya bisa dicabut. Tapi sampai saat ini blm kami lakukan. kami lebih mengedepankan pembinaan terlebih dahulu,” Paparnya 

Lebih jauh dikatakan. Target Pajak Daerah dalam APBD tahun 2017 adalah sebesar 110 M ini naik sekitar 31 % dari tahun 2016 yang memiliki target 84 M.

Pihaknya berharap, dengan adanya pelaksanaan uji petik ini akan lebih meningkatkan kepatuhan wajib pajak terhadap pemenuhan kewajiban perpajakannya sehingga akan tercapai pembayaran pajak secara tepat. “Baik tepat waktu dan tepat jumlah”.

Diketahui, Uji Petik Menyeluruh saat ini untuk Pajak Hotel dan restoran, kalau sebelumnya pajak retribusi parkir. Pungkasnya (Tim)***

BAGIKAN