​SMK Al-Hikmah 2 Garut Terima Siswa Tak Mampu

167
Ket Foto: Kepsek, SMK Al-Hikmah 2 Cilawu, Wawan Sidik Permana SPd I

GARUT, (KF).-  PENGEMBANGAN Dunia pendidikan terus dilakukan baik melalui sarana fisik maupun keilmuan kegiatan belajar mengajar dapat diterima siswa anak didik, demikian halnya yang dilakukan SMK Al-Hikmah 2 Cilawu yang beralamat di Jalan Raya Bayongbong Desa Mangkurayat, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Menurut kepala SMK Al-Hikmah 2 Cilawu, Wawan Sidik Permana SPd I memaparkan,

Sekolah ini telah berjalan selama 3 tahun, dalam memasuki tahun ke 3 ini kami terus melakukan pengembangan baik sarana fisik sekolah, keilmuan tehnik maupun keilmuan agama.

Setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar kami rutin melakukan sholat Dhuha serta baca al Qur’an bersama dengan tujuan bisa membentuk karakter anak didik yang mandiri dan sholeh.

Wawan saat ditemui di ruang kerjanya baru baru ini menambahkan, meskipun kondisi ruang kelas belum maksimal di tambah fasilitas sarana olahraga dan perpustakaan yang penyediaannya masih minim, namun pihaknya  tetap menerima anak didik yang ekonominya tidak mampu untuk bersekolah disini secara gratis tanpa biaya apapun, bila perlu perlengkapan sekolah kami sediakan asalkan anak didik tersebut punya keinginan keras untuk tekun belajar dan taat menjalankan syareat agama.

” Siswa yang benar benar tidak mampu kami terima untuk sekolah disini serta di  bebaskan dari biaya apapun asal punya niat serta keinginan untuk belajar, walaupun secara fisik sekolah ini masih perlu pasilitas ruang kelas baru, ruang praktikum maupun sarana olah raga, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat untuk melakukan aktivitas belajar mengajar, justru hal itu menjadi motivasi untuk mendorong agar lebih semangat, dengan harapan kedepannya lebih berkembang dapat mencetak lulusan yang berprestasi. Dengan kondisi ruang kelas yang masih kurang pihaknya mengharapkan baik Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kementrian bisa mengalokasikan anggaran untuk membangun ruang kelas baru, ruang praktikum, ruang perpustakaan serta sarana olahraga yang layak untuk kegiatan anak didik”, pungkasnya. (Heri)***

BAGIKAN