​Syuhada Memberikan Solusi Bagi Masyarakat Garut Yang Berniat Berangkat Umroh Dan Naik Haji

544

GARUT, (KF).-  banyaknya umat islam yang beribadah haji serta umroh, dalam setiap tahunnya kuota semakin bertambah. Hal tersebut tentunya berdampak pada antrian yang cukup panjang, tidak menutup kemungkinan muncul berbagai persoalan yang terjadi pada pengelolaan regulasi haji dan umroh.

Bagi masyarakat saat ini yang berniat untuk pergi haji dan umroh Syarikat Umroh dan Haji Indonesia (Syuhada) siap untuk mempasilitasi agar lebih mudah tercapainya niat masyarakat kabupaten garut untuk melaksanakan ibadah haji ataupun umroh. 

Direktur Syarikat Umroh dan Haji Indonesia (Syuhada). Erwan Hermawan saat ditemui mengatakan, kehadiran syuhada di kabupaten garut ini ingin membuka ruang serta memberikan solusi bagi masyarakat yang berniat untuk pergi haji dan umroh, 

Ket Foto : Direktur Syuhada, Erwa Hermawan

“tentunya hal itu sesuai dengan peraturan menteri agama RI no 18 tahun 2005 tentang penyelenggaraan ibadah umroh dengan meliputi pembinaan, pelayanan dan perlindungan jemaah umroh, Ucap Erwan Hermawan kepada wartawan saat di temui di ruang kantornya, jalan Suherman a8 Komplek. Ruko Agnia  Garut, Rabu (28/04/2017) Siang. 

Dikatatakan Erwan, Syuhada lahir melalui pengembangan Yayasan Perjalanan Haji Indonesia (YPHI) yang berdiri pada tahun 1950-1973. 
“Adapun Syuhada merupakan syarikat atau perkumpulan lembaga dan perusahaan perjalanan travel wisata PPIU/PPIH yang nantinya sebagai penyelenggara ibadah umroh dan haji khusus.” Ucap Erwan

Lanjut Erwan program yang ditawarkan kepada calon jamaah yang pertama adalah dengan pembayaran cash pembiayaan sebesar Rp 26.000.000,- dengan proses pemberangkatan sekitar satu bulan. Kemudian yang kedua adalah program unggulan dan terobosan baru Syuhada yaitu, 

“Umroh dulu baru bayar dengan biaya tanda mampu sebesar 2.500.000,- serta melengkapi persyaratan lengkap langsung berangkat dan sisa pembayarannya bisa dicicil setelah melaksanakan umroh.” Ujarnya
Lanjutnya yang ketiga adalah dengan cara menabung atau menunda pemberangkatan.

“Kami menawarkan tiga program, yang pertama dengan membayar cash, sebesar Rp. 26.000.000,- dan pemberangkatan sekitar satu bulan. 

Kedua merupakan terobosan baru SYUHADA, jemaah dapat melakukan umroh dulu setelah itu baru bisa bayar dengan tanda mampu (DP) sebesar Rp.2.500.000,- serta melengkapi persyaratan yang kemudian bisa langsung berangkat.

“Dan bagi warga masyarakat yang berminat pergi haji dan umroh supaya mendapat keterangan lebih jelas lagi maka dapat menghubungi langsung direktur Kantor Suhada Erwan Hermawan 0812-2255-58 jalan Suherman a8 komp. Ruko Agnia  Garut.” Tandasnya (dra R) 

BAGIKAN