​Warga Binaan Rutan Garut Mampuh Menyulap Sampah Menjadi Rupiah

253

Ket Foto: miniatur hasil karya warga binaan rutan garut 

GARUT, (KF).- Kondisi di balik jeruji besi tidak menghentikan kreativitas warga binaan yang mendekam di Rumah tahanan Garut, warga binaan dirutan Garut Jawa Barat ini mampu menghasilkan karya yang tidak hanya bermanfaat tapi juga bernilai ekonomis.

Salah seorang warga binaan yang bisa menyulap sampah menjadi berkah tersebut yakni, Bambang Irawan(39) warga kecamatan Garut kota ini mengaku, hasil karyanya ini dibuat dari beberapa limbah salah salah satunya limbah kertas koran dan kulit, ” ya kerajinan ini saya buat dari  koran, juga limbah kulit,” katanya 

Dikatakan Bambang pembuatan miniatur seperti bangunan mesjid, miniatur  kendaraan, miniatur kapal juga patung-patung seperti domba Garut bisa selesai dikerjakan dengan waktu dua hari. “ya kalau untuk pembuatannya paling lama itu dua hari dan dikerjakannya sendiri, paling dibantu teman yang sama juga untuk melinting kertas korannya, dan itupun kalau tidak ada halangan bisa selesai,” katanya saat ditemui di rutan garut, Senin(17/4/2017) pagi.

Lanjut Bambang keahlian yang dimilikinya sebetulnya sudah ada dasar diluar, sebelum ia tersandung hukum hingga harus berakhir ditahanan, “ya sebelum saya ditahan, juga diluar saya sudah memiliki dasar, cuman pas begitu masuk jadi terinspirasi.” Ujarnya 

Tambah bambang, dari pada dirinya menghambur hamburkan waktu dalam tahanan, mendingan saya menyalurkan bakat saya dalam  menjalani sisa tahanan yang hanya tinggal 8 bulan lagi,
“saya hanya tinggal menjalani masa tahanan delapan bulan lagi, dan insaalloh setelah saya bebas nanti mungkin kerajinan ini akan menjadi salah satu usaha saya,” tambahnya.

Sementara Kasubsi pelayanan tahanan, Hardiyus Hardianto mengatakan. Warga binaan nantinya usai menjalani tahanan minimal sudah memiliki gambaran usahanya untuk bisa kembali lagi kemasyarakat, 

“kerajinan yang dilakukan warga binaan nantinya diharapkan bisa berinovasi diluar, dan dikembangkan, disini mereka diasah kreatifitasnya dan mudah-mudahan nanti diluar bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya 

Lanjut ia, tujuan dari lembaga kemasyarakatan mengembalikan hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan mudah mudahan tercapai dan mudah-mudahan mereka juga tidak kembali lagi kesini. Karana mereka sudah memiliki modal ataupun keahlian yang lebih bermanfaat untuk dikembangkan di luar. Harapnya. (dra R)


 

BAGIKAN