​Warga Desa Wangunjaya Tuntut Kepastian Hukum Soal Laporan Dugaan Korupsi Kades  

511
Ket Foto: Puluhan Warga Desa Wangunjaya saat mendatangi Kejaksaan Garut (foto : Indra R)

GARUT, (KF).-  PULUHAN Warga Desa yang mengatasnamakan warga masyarakat peduli Wangunjaya,  kecamatan bungbulang Kabupaten Garut, datangi kantor Kejaksaan Negeri Garut, jl. Merdeka kabupaten Garut, Jawabarat. Selasa(1/8/2017) Siang.

Kedatangan Puluhan warga tersebut menuntut Kejaksaan Negeri Garut segera merespon laporan pengaduan masyarakat terkait Oknum kepala Desanya yakni Ahmad Hidayat, yang dinilai tidak transparan dalam penerapan anggaran, Juga diduga Melakukan tindak pidana korupsi.

Kedatangan mereka diterima langsung Kepala Kejaksaan Negri Garut Mamik Suligiona S.H M.H, juga dalam audensi tersebut nampak hadir Kepala Bidang Pemerintah Desa Asep Mulyana. Serta perwakilan dari Polres Garut.

Jaenal Abidin selaku koordinator aksi tersebut mengatakan, kami datang ke kejaksaan ini untuk mempertanyakan laporan kami yang beberapa bulan ke belakang dilayangkan ke kejaksaan, “hasil barusan kami di kejaksaan Katanya dalam dua Minggu ini timnya akan terus memantau, kalaupun dalam waktu dua Minggu ini tim nya tidak ada kordinasi atau konfirmasi apa-apa mungkin kami akan datang kembali dengan membawa massa yang lebih banyak. Tentunya dengan tuntutan yang sama,” Katanya Saat dijumpai sejumlah wartawan didepan kantor kejaksaan negri garut, Selasa(1/8) Siang.

Lanjut dikatakan saat ini pihaknya meminta kepastian hukum, “Intinya kami datang kesini meminta kepastian hukumnya, kalaupun benar katakan benar, kalau salah katakan salah, jadi kami menunggu kepastian laporan kami apakah ini dikerjakan atau tidak, apakah ini diproses atau tidak,” Ujarnya 

Menanggapi tuntutan Puluhan Warga Wangunjaya. Kepala Kejaksaan Negri Garut, Mamik Suligiona S.H M.H saat ditemui sejumlah wartawan mengatakan, dari internal tim kami kita minta percepatan, dan kita kasih waktu dua Minggu dari sekarang sudah ada pelaporannya, ” apapun hasil pelaporannya saya minta profesionallisme, kemudian saya tunjukkan kepada mereka bahwa sebagai bentuk keseriusan saya ketika laporan masuk, bulan Pebruari saya langsung berdiskusi bahkan seorang kasi yang saya suruh  untuk menelaah dan ful paket, bukan jaksa fungsional, nah saya minta mereka supaya melihat secara jernih.” Ucapnya
Selain itu, untuk memperkuat pendalaman laporan warga, pihaknya kata Mamik akan berkoordinasi dengan Inspektorat. 
Sehingga untuk sementara ini pihak terlapor yakni Kepala Desa Wangunjaya belum ditetapkan apakah bersalah atau tidak, menyebabkan ada nilai kerugian atau tidak. Pungkasnya. (Indra R)

BAGIKAN