​Warga Pakuwon Berharap Bupati Garut Bebaskan Tanah Carik Yang Kini Ditempati Warga 

107
Ket Foto: salah seorang tokoh masyarakat kelurahan Pakuwon, H.Dody

GARUT, (KF).-  WARGA Masyarakat diwilayah kelurahan Pakuwon, kecamatan, Garut kota berharap. Pemkab Garut dapat membebaskan tanah carik yang kini digunakan pemukiman warga masyarakat diwilayah Kampung Mawar Rw 03 Kelurahan Pakuwon. 

Seperti yang diungkapkan salah seorang tokoh masyarakat dikampung mawar Rw 03 kelurahan Pakuwon, H.Dody pihaknya mewakili warga masyarakat berharap Bupati Garut, H.Rudy Gunawan dapat membebaskan lahan yang kini sudah ditempati puluhan bangunan rumah oleh warga setempat, “ya saya mewakili warga masyarakat, tanah yang sebagian carik desa disini dapat dibebaskan, seperti dikelurahan-kelurahan lain, saya sebagai warga masyarakat Rw 03 kepada pak Bupati, serta para pejabat Garut mohon agar bisa sama dibebaskan seperti dikelurahan-kelurahan lain di wilayah kecamatan Garut kota,” Katanya. Saat ditemui koran-fakta.com disela-sela acara khitanan massal yang diadakan dikelurahan Pakuwon, Sabtu(26/8/2017) Siang.

Diakuinya setiap tahun dirinyapun serta warga masyarakat yang menduduki tanah carik selalu bayar terhadap Pemkab Garut, ” setiap tahun saya bayar, bahkan catatannyapun ada, siapa saja yang menduduki, berapa luasannya itu ada catatannya, intinya kami meminta dibebaskan mau bagai mana caranya apakah itu harus nyicil atau gimana baiknya, yang jelas kami meminta dibebaskan,” Ucap Dodi 

Diakui Dodi, pihaknya secara pormal pernah melayangkan surat permohonan namun hingga sampai saat ini belum juga ada realisasinya. 

Terpisah Kepala kelurahan Pakuwon Tendy Sugandy S.IP mengungkapkan bahwasanya kondisi tanah carik diwilayahnya sudah sangat lama bahkan keberadaannyapun tepat dibelakang kantor kelurahan Pakuwon, “memang setatusnya masih tanah pemda (tanah carik red) Karna memang dulunya tidak efektif sehingga warga masyarakat membangun beberapa bangunan, dan pihak masyarakat melihat tanah carik yang berada dibeberapa tempat bisa dibebaskan, nah disitulah masyarakat berharap terhadap pak Bupati juga bisa membebaskan tanah carik yang ada disini, Karana dalam rangka kenyamanan kehidupan warga masyarakat yang sering kali dihantui terus rasa kekhawatiran, takutnya sewaktu-waktu rumah mereka dibongkar,” Ungkapnya 

Lanjut Tendy mengatakan, lahan carik yang kini digunakan rumah warga bahkan bangunan-bangunannyapun sudah permanen, ” ya kurang lebih 50 Kepala Kelurga lah yang menempati tanah carik yang berada dibelakang kantor kelurahan ini, bahkan bangunan-bangunan nyapun cukup refresentatif,”  Ujarnya 

Sementara Bupati Garut H.Rudy Gunawan SH.MH saat ditemui usai menghadiri acara khitanan massal di kelurahan Pakuwon terkait permohonan warga masyarakat tersebut mengatakan pihaknya, akan mencoba melihat aturannya, “saya akan lihat dulu itu kan ada aturannya, saya belum tahu nanti akan saya buka dulu aturannya seperti apa.” Singkat Rudy. (Indra R)

BAGIKAN