​Waw !!! Distributor Kacang Di Garut Buka Taman Bacaan

184
Ket Foto: Ricky

GARUT, (KF).-  SEBUAH cita-cita yang mulia bagi seorang anak muda asal Garut ini ingin membuka taman bacaan atau perpustakaan mini di rumahnya.

Ricky Apryansyah (35) yang bekerja sebagai Distributor Kacang Kemasan  warga Jl.Ciledug Gg.Kampung Sisir No. 470 RT.02 RW.09. Kec.Garut Kota, pihaknya berencana akan membuka taman bacaan di sejumlah di setiap kelurahan yang ada di Kabupaten Garut.

Ricky menjelaskan kepada wartawan Sabtu 8 Juli 2017 “rencana saya punya program ini akan dilaksanakan ditiap kelurahan, dan setidaknya untuk contoh dulu di daerah Garut kota, sebagai awal saya akan mencoba di daerah Kelurahan Sukanegla Kecamatan Garut Kota, Kelurahan Sukanegla, Kelurahan Ciwalen dan Kelurahan Sukamentri dulu” katanya.

Lanjut Ricky pihaknya mempunyai program ini di tiap Kelurahan minimal satu taman bacaan atau perpustakaan mini di tiap Kelurahan.

Ricky yang dibantu oleh 8 orang temannya membantu dalam program taman bacaan ini bahkan teman-temannya yang ikut membantu dari berbagai profesi baik yang masih kuliah maupun yang bekerja wiraswasta.

“yang bekerja 5 orang dan 3 orang lagi masih kuliah bahkan sambil kerja juga” tambah Ricky

Ricky bersama delapan temannya sekarang sedang mengumpulkan buku-buku bekas yang layak untuk dibaca bahkan pihaknya berharap apabila ada yang akan menyumbangkan buku bacaan siap jemput bola.

Ustad Otang warga Kp.Ciparay Ds.Tanjungsari Kec.Karangpawitan Garut yang kesehariannya mengajar santri di salah satu pesantren di Kecamatan Karangpawitan pihaknya akan menyumbangkan buku agama yang layak dibaca.

“kami ada buku agama yang layak untuk dibaca semoga buku yang kami sumbangkan busa bermanfaat untuk anak-anak” kata Ustad Otang

“tujuan dibukanya program taman bacaan ini yang pertama adalah ingin menanamkan minat baca kepada anak-anak, kedua ingin menjadi orang yang bisa memberikan ilmu yang bermanfaat untuk orang lain” ujar Ricky

Sasaran dalam program taman bacaan ini adalah anak yang putus sekolah baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP)

“semoga taman baca yang akan di buat ini bisa kembali menjadi sumber akar referensi atas setiap pengetahuan  dan menjadikan  taman baca ini sebgai tempat bermain yang edukatif,” harapnya. (DK/Indra.R)

BAGIKAN