18 Kecamatan Di Wilayah Garut Alami Kekeringan

64
Ket foto: salah satu lahan pertanian sawah di Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Garut

GARUT, (KF).- Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan sebanyak 18 kecamatan di wilayah Garut mengalami kekeringan. Hal tersebut terjadi sejak tiga bulan terakhir.

“Kekeringan sekarang itu terjadi di mana-mana. Di Garut, ada 18 kecamatan yang mengalami kekeringan karena musim kemarau ini,” ungkap Rudy kepada wartawan di Lapangan Setda Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (18/9).

Rudy menjelaskan 18 kecamatan yang mengalami kekeringan tersebut terletak di wilayah Garut bagian selatan dan utara.

“Di utara ada 7, diantaranya di Kecamatan Cibatu, Sucinaraja, Selaawi dan Cibiuk. Kalau di wilayah selatan ada 11 kecamatan, dari mulai sebagian Pamengpeuk hingga Talegong,” katanya.

Rudy mengatakan bahkan di wilayah Garut selatan, kondisi air di sejumlah sungai besar mulai mengalami penyusutan. “Kaya di Sungai Cilaki, dan Cirompang itu airnya sekarang udah sedikit. Padahal sungainya lebih besar dari Cimanuk,” ungkap Rudy.

Akibat kekeringan tersebut, kata Rudy, masyarakat tak hanya kesulitan untuk memperoleh air untuk keperluan mencuci dan minum, namun warga juga kesulitan memperoleh air untuk keperluan persawahan. (Tim)***

BAGIKAN