Gedung PKL Intan Medina I Dan II Garut Dibersihkan

327
Exif_JPEG_420

KF,- Gedung PKL Intan Medina 1 dan 2 di Jalan Guntur, Garut Kota yang diperuntukan untuk tempat berjualan pedagang kaki lima (PKL), Selasa (24/1/2017) secara mendadak dibersihkan oleh unsur pimpinan, dan staf Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagpas)dan Esdm Kab. Garut

Sementara itu, Kepala Disperindagpas Kab. Garut, Wawan Nurdin menjelaskan, kegiatan “beberesih” gedung PKL tersebut dalam rangka mempersiapkan kepindahan pedagang. Kegitan ini untuk senantiasa terlihat bersih dan nyaman, Gedung I dan II ini dibangun oleh pemerintah untuk di isi para pedagang yang ada di jalan Ahmad yani, katanya pada wartawan.

Saat melakukan kegiatan bersih-bersih di gedung PKL II
Saat melakukan kegiatan bersih-bersih di gedung PKL II
Dia menyebut, gedung satu dapat menampung 228 pedagang sedangkan di gedung dua 321 pedagang. “Jadi di dua gedung itu dapat menampung 549 pedagang. Nah sekarang pedagang yang sudah daftar baru 140 orang. Makanya kemarin kami sudah mengadakan pertemuan dengan dua pengurus PKL yang berbeda. Kami ajak untuk mendata sacara sama-sama.” kata Wawan.

Lebih lanjut Wawan Nurdin menuturkan, PKL yang telah menepati gedung I dan II pedagang akan diberikan roda untuk bazar,”pada setiap awal bulan tanggal 1,2 dan 3,serta tiap minggunya setiap hari sabtu dan hari minggu seperti biasa berjualan dari pagi sampai sore hari, tetap bisa berjualan. berarti bukan tidak boleh bejualan di area jalan Ahmad Yani. tapi kan ada aturannya dan itu sebagai penertiban K3,” ungkapnya.

Roda untuk jualan
Roda untuk jualan
Sedangkan jadwal kepindahan pedagang, kata Wawan, tergantung pada pedagangnya itu sendiri. “Jadi dari data awal akan divalidasi lagi. Kalau pedagang melebihi daya tampung kami pun telah menyiapkan lahan di Jalan Pasar Baru, dan di Islamik Center.” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengancam jika pedagang tidak mau pindah ke gedung PKL maka datanya akan dicoret dan tidak akan mendapatkan roda. “Kali ini kami tidak main-main lagi dalam penertiban PKL.” ujarnya. (J Wan/dra R)***

Poto roda pedagang yang diseragamkan
Poto roda pedagang yang diseragamkan

BAGIKAN