530 Peserta Didik Dibanjarwangi Ikuti Peragaan Manasik Haji

107

GARUT, (KF).- RATUSAN Peserta didik kelompok bermain (Kober) PAUD se-Kecamatan banjarwangi, Kabupaten Garut Jawa Barat, mengikuti peragaan manasik haji, dialun-alun banjarwangi, Kamis(12/10/2017) Pagi.

Kegiatan yang digagas oleh PC HIMPAUDI kecamatan banjarwangi tersebut nampak terlihat meriah. Bahkan para orang tua siswa nampak antusias untuk ikut membimbing jalannya peragaan manasik tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dede Muhidin, S.Pd,.MM,. kepala UPT pendidikan Kec banjarwangi kab Garut, Camat, Kapolsek, Danramil dan ratusan siswa-siswi beserta orang tua.

ketua PC HIMPAUDI banjarwangi, yani suryani, S.Pd. TK.I saat ditemui wartawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program himpaudi yang dilaksanakan rutin setiap tahun dengan harapan.

“Pertama Menamakan sejak dini kewajiban haji bagi setiap muslim, kedua sebagai syiar islam dilingkungan khususnya kecamatan banjawangi, dan ketiga memberikan pengalaman peraktis atau pembelajaran praktik langsung tentang ibadah haji dan umroh kepada siswa, guru, wali murid dan masyarakat serta lingkungannya. Serta sebagai sarana taqarrub kepada Alloh SWT agar segera dipanggil untuk bisa melaksanakan ibadah haji,” Katanya.

Ket foto: Saat Foto bersama

Sementara Ketua pelaksana kegiatan tersebut, Ali Subarman Mengatakan Kegiatan ini diikuti sebanyak 530 anak Paud DARI 35 Lembaga PAUD se-Kacamatan banjarwangi.

“Dengan peragaan manasik Haji kita tumbuhkan untuk anak usia dini dengan melatih kesabaran dan keikhlasan dalam beribadah,”Ucapnya

Ditempat yang sama,Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Banjarwangi, Dede Muhidin, S.Pd, MM mengatakan, “Acara tersebut merupakan ajang menanamkan rasa cinta anak kepada Allah SWT, serta memberi pondasi anak sejak dini, sekaligus menanamkan keyakinan diri mempraktekkan Rukun Islam kelima”, Ujar Dede.

Ket foto: Saat pelaksanaan peragaan manasik haji sekecamatan Banjarwangi

Sementara salah seorang Penilik PAUD DIKMAS, Engkon, S.Pd,.M.Pd Ibadah haji dalam pelajaran pendidikan agama islam, “untuk usia dini merupakan bagian materi yang senantiasa diberikan dan diperkenalkan kepada siswa melalui teori,” Pungkasnya. (Indra R)

BAGIKAN