8 Ketua RW Di Kelurahan Kota Kulon, Jalin Kerjasama Demi Perbaiki Lingkungan

79
Ket foto: Delapan Ketua RW dikelurahan kota kulon saat melakukan Diskusi, terkait sungai Cimaragas

Wartawan : Indra R

GARUT, (KF).- Masalah sampah yang dibuang warga ke sembarang tempat mengakibatkan seringkali tersumbatnya drainase sungai Cimaragas, yang berada di jalan Papandayan kelurahan Kota Kulon, kecamatan Garut kota. 

Hal tersebut tentunya merupakan prilaku yang buruk. Meskipun begitu masyarakat tidak bisa disalahkan meski fasilitas, edukasi bahkan sosilaisasi dari pemerintah kepada masyarakat selalu digembor gemborkan baik ditingkat kecamatan ataupun kelurahan.

Berangkat dari hal tersebut, Delapan Ketua RW Diwilayah Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut kota, Kabupaten Garut. Melakukan rapat kordinasi (Diskusi) pembahasan program lingkungan yang bersih, aman dan nyaman.

Rapat kordinasi (Diskusi) tersebut dilakukan di kantor sekertariat RW 03 Kp.Dayeuhandap Raya, yang dihadiri oleh 8 RW yang mana diantaranya, RW 01/02/03/04/05/15/17 dan RW 29.

Dari hasil Pembahasan, tersebut seluruh RW yang wilayahnya terlalui aliran sungai Cimaragas, sepakat untuk melakukan suatu gerakan, yang mana rencananya akan melakukan pembenahan pintu irigasi dari hulu sungai Cimaragas, yang berada di RW 17 agar nantinya dampak dari hulu sungai tersebut tidak menjalar ke wilayah RW yang wilayahnya terkena aliran sungai Cimaragas tersebut.

Sebelumnya Porum diskusi tersebut, diprakarsai oleh ketua RW 03 Sani Zulkarnain, yang memang wilayahnya hampir 75 persen, terkena aliran sungai tersebut.

“Kita sengaja berkumpul dengan semua Ketua RW yang berada diwilayah aliran sungai untuk bisa memecahkan solusi terbaik, berkaitan dengan lingkungan, khususnya masalah sampah dibantaran sungai Cimaragas. Karena kalau berbicara masalah sungai cimaragas ini, tentunya menyangkut hajat orang banyak, khususnya warga masyarakat yang ada di wilayah aliran sungai ini. Bahkan sungai Cimaragas ini melibatkan 4 kelurahan bukan hanya kota kulon saja, tapi kelurahan Regol dan paminggir juga teraliri sungai cimaragas,” Ucap Sani pada Koran-fakta.com. Minggu (12/11/2017) Siang.

Ket foto: salah satu foto sungai Cimaragas, yang berada tepat di jl.papandayan (foto tersebut diambil sebelum ada pengangkutan sampah dari badan sungai)

Dari diskusi tersebut, beberapa poin penting dihasilkan, yang mana diantaranya semua RW yang hadir dalam diskusi tersebut sepakat melakukan perbaikan lingkungan sungai cimaragas.

“Insaalloh kalau tidak ada halangan. Minggu depan kita akan melakukan gerakan yang sipatnya gotong royong untuk memperbaiki aliran sungai, dari hulu. Tepatnya di pintu air irigasi Cimaragas,” Ujarnya.

Lanjut Sani, pihaknyapun akan segera melakukan kordinasi dengan beberapa intasi yang terkait, dalam hal ini, dinas Lingkungan Hidup dan SDAP.

” Kita akan bangun dulu kesepakatan budaya gotong royong ini dari beberapa RW yang ada di wilayah kelurahan kota kulon, dan kitapun tentunya mengharapkan peran serta pemerintah dalam hal ini ikut berkecimpung, dan berperan aktip membantu kita, baik ditingkat kelurahan, Kecamatan sampai instansi terkait, atau bila perlu langsung dengan Bupati Garut. Karena memang niat kami ini betul-betul karna Allah demi masyarakat, dan kami sebagai pemimpin dimasyarakat dalam hal ini ketua RW tentunya tidak mau mewariskan sampah, kepada anak cucu kami kelak.” Paparnya.

Berdasrkan hasil dalam diskusi tersebut, semua RW yang terlibat ikut sepakat bahkan rencananya akan membangun porum RW, yang mana hal itu untuk membuat suatu wadah Informasi dan silaturahmi supaya kerjasama antar wilayah disetiap RW bisa bisa terjalin secara kebersamaan.

Editor: Van’s

BAGIKAN