Agus Hamdani Bangga dan Terharu Melihat Baju Perjuangan Berdarah PPP

165
Ket foto: H.Agus Hamdani saat menunjukkan baju perjuangan PPP (foto oleh: Tim)

Oleh : Indra R / Tim

GARUT, (KF).- JASMERAH Yang merupakan singkatan, “Jangan Sekali-kali Meninggal Sejarah” hal itu yang menjadi semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Ir.Suekarno dalam pidatonya yang terakhir tepat pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus1966.

Semboyan yang di ucapkan Ir. Suekarno tersebut, kini diingat pula oleh bakal calon bupati Garut H.Agus Hamdani yang berpasangan dengan Pradana Aditya Wicaksana (Kang Adit) yang akan maju pada pilkada 2018.

Hal itu ditunjukkan H.Agus saat berkunjung menemui sejumlah tokoh PPP yang menujukan baju berdarah perjuangan Partai Lambang Kabah. di Desa Panyindangan, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawabarat. Selasa (20/02/2018).

Baju bersejarah PPP itu disimpan sejak tahun 1977 dan masih utuh sebagai penghormatan kepada para pejuang PPP.

“Baju ini masih kami simpan karena memiliki sejarah PPP yang panjang, ini merupakan baju perjuangan yang menjadikan PPP seperti saat ini,” Ungkap Harun Tokoh Agama Setempat di kediaman mantan kades panyindangan H. Sumiarsa.

Dalam suasana haru sumirsa menyebutkan ada 40 lebih nama tokoh yang berkaitan dengan sejarah baju berdarah PPP Tahun 1977 yang meliputi beberapa desa di wilayah Garut Selatan.

Sementara dalam kunjungan tersebut Agus Hamdani merasa bangga dan tersentuh karena bisa melihat baju perjuanga PPP.

“Saya sangat bangga dan tersentuh melihat baju perjuangan berdarah PPP, dan tentunya ini menjadi bukti bahwa PPP lahir dari perjuangan yang tidak mudah, PPP lahir dari dedikasi dan pengabdian, kader PPP adalah kader militan bukan karbitan” ungkap Agus dengan nada rendah.

Editor: Van’s