Akibat Hujan Deras Tanggul Irigasi Sungai Cigaruggak, Desa Mekargalih Jebol.

294
Ket foto : Kepala Dinas pertanian saat meninjau lokasi diwilayah Desa Mekargalih. Foto oleh : Indra R)

GARUT, (KF).- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Garut, Sabtu (19/01) Kemarin.Telah mengakibatkan jebolnya tanggul Irigasi Sungai Cigarukgak yang berada di Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong kidul kabupaten Garut. Akibatnya, sejumlah lahan pertanian di wilayah tersebut terancam gagal panen.

Plt. Dinas Pertanian kabupaten Garut. Beni Yoga saat ditemui di lokasi mengatakan penangan jebolnya tanggul irigasi ini sebagai cepat tanggap dari Pemkab Garut, jika terjadi bencana Alam.

Namun kita juga meninjau ranah bencana tersebut, apakah jaringan tersebut masuk pada dinas pertanian atau dinas yang lain (PUPR -red).

“Untuk irigasi sekunder ini kewenangannya di PUPR, dan kita tetap berkoordinasi, sedangkan untuk kita wilayah dinas Pertania lebih pada tanaman (bibit) kalau ada kerusakan akibat banjir atau bencana lainnya nanti kita ganti seluruhnya ,” katanya, Minggu (20/01/2019) Pagi.

Menurutnya, kalau masyarakat tidak bisa menunggu untuk perbaikan, maka pemerintah daerah harus segera tanggap perihal perbaikan irigasi dan sebagainya.

” Ini menjadi salah satu pembahasan Pemda tentang dana tanggap darurat, karena tiap tahun terjadi. sedangkan dana tanggap darurat disektor pertanian itu terbatas dan ini akan menjadi bahan diskusi kedepannya,” paparnya

Ia mengakui ini salah satu reaksi cepat dari unit pelayanan Argo Bisnis, ini untuk menangani bencana-bencana seperti ini, Nanti hasil survei lapangannya ada yang bersifat Koordinatif dan ada yang bersifatnya eksekusi.

“kita dinas pertanian termasuk di eksekusi dan kewenangan kita akan langsung eksekusi dan yang irigasi ini juga akan kita segera tanggani,” pungkasnya.

Ia menambahkan, pihaknya pun telah menerima beberapa laporan dari beberapa daerah seperti Samarang, Bayongbong dan Tarogong Kidul dan kecamatan lainnya.

Sementara ditempat terpisah, Plt. Kepala Desa Mekargalih Idad Badrudin mengatakan, akibat jebolnya tanggul di wilayahnya beberapa hektar lahan pertanian dapat terancam gagal panen.

“Tentunya harus secepatnya, dinas terkait melakukan upaya perbaikan, sebab kalau dibiarkan tanpa ada eksen dipastikan pertanian di wilayah kami bakal mengalami gagal panen,” katanya.

Laporan : J.Gunawan

Editor : Indra R

BAGIKAN