Akibat Pergeseran Tanah Warga Terpaksa Harus Bertahan Di Tenda Pengungsian.

178
Ket foto : Hingga saat ini warga korban pergeseran tanah masih tinggal di tenda pengungsian. (Foto istimewa)

GARUT, (KF).- Warga Dusun Cisarua di dua wilayah RW 016 RW 004, Desa Neglasari kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut terpaksa harus mengungsi sementara akibat adanya pergeseran tanah. Yang terjadi pada Kamis, (24/1) sekitar pukul 07.00 WIB.

Akibat Pergeseran tanah yang terjadi mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah dan madrasah serta satu tempat penggilingan padi

“Dampaknya dari pergeseran tanah itu menelan kerugian warga sekitar 30 Kepala Keluarga, 30 rumah dengan jumlah 108 jiwa, 1 bangunan Madrasah dan 1 tempat penggilingan padi,” Ujar camat Cisompet Tintin Wartini kepada wartawan Minggu (27/01/ 2019).

lanjut disampaikan, pihaknya saat ini membutuhkanperlu terobosan dan inovasinya yang mampu menyelesaikan permasalahan tersebut

“kami berharap semua elemen terlibat dalam penanganan masalah ini, karena ini menyangkut ancaman bahaya korban jiwa,”harapnya.

Lebih jauh disamping, dengan peristiwa yang terjadi saat ini patut tentu kita patut mewaspadai dan masyarakat tentunya tidak akan merasa tenang dengan kajadian ini.

“Ngeri melihat keadaan seperti ini, warga juga tidak tenang ketakutan sampai tidur makan dan keseharian nya hidup di dalam tenda,” keluhnya.

Hingga saat ini, Minggu (27/01/2019) para korban Pergeseran tanah, masih bertahan di tenda pengungsian. (Indra R)

BAGIKAN