Aliansi Umat Islam Kabupaten Garut, Dukung Pemutaran Film Penghianatan G30S/PKI

346
Ket foto: Aliansi Umat Islam saat foto bersama di Kodim 0611/Garut

GARUT, (KF).- RAPAT Persiapan Nonton bareng pemutaran Film
Penghianatan G30S/PKI yang rencananya akan di gelar di Jl. Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada tanggal (30/9) mendapat persetujuan dan dukungan dari Aliansi umat Islam Kabupaten Garut.

Seluruh Ormas dan OKP yang ada dikabupaten Garut, telah bersatu. Satu tujuan untuk antisipasi komunis. “Masyarakat kabupaten Garut, khususnya anak-anak dari mulai pelajar hingga orang tua, semua harus tau akan sejarah, dan bahkan sejarah masa kelam G30S/PKI itu jangan sampai terulang lagi, dan mudah-mudahan gabungan Aliansi umat Islam Kabupaten Garut, bersatu agar seluruh masyarakat Garut memahami sejarah tersebut.” Hal itu diungkapkan
H.Casmiryono ST ketua Aliansi Umat Islam Kabupaten Garut, usai melakukan telekonvren di Kodim 0611/Garut. Kamis(28/9/2017) Sore.

Lanjut dikatakan, Mudah-mudahan kedepannya disetiap sekolah, sejarah tersebut bisa dibuka kembali agar mereka para pelajar bisa memahami dan tau akan sejarah tersebut.

“Selain penayangan Film G30S/PKI Kegiatan yang rencananya akan dihadiri ribuan warga masyarakat kabupaten Garut tersebut juga akan diadakan pula beberapa rangkaian acara seperti hiburan band dengan lagu-lagu perjuangan, juga tausiah keagamaan,” Ujarnya.

Sementara salah seorang kordinator acara, Abu Musa Hanif Mutaqim mengatakan, acara nonton bareng pemutaran film G30S/PKI tersebut, bukan hanya sekedar seremoni menjalankan dari pada instruksi dari pada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, ” ini lebih kepada kepedulian kami Aliansi Umat muslim untuk meniatkan kembali akan sejarah, makanya tadi dari rapat menghasilkan beberapa aitem, salah satunya adalah menuntut kembali kepada pemerintah untuk sejarah tentang G30S/PKI itu agar bisa dimasukkan kedalam buku pelajaran,” Ungkapannya.

Dikatakanya untuk nonton bersama tersebut pihaknya membuka lebar-lebar bagi warga masyarakat Garut, “kita tidak membatasi usia, siapapun boleh menonton, karna ini mengingatkan kembali pada sejarah,” Pungkasnya.(Indra R)

BAGIKAN