Antrian masyarakat mengurus KTP-E Mendapat Perhatian Forkopim Kecamatan Garut Kota.

77
Forkopim kecamatan Garut kota. (Foto istimewa)

GARUT, (KF).- Sehari menjelang Pencoblosan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Garut, Warga masyarakat Kecamatan Garut Kota masih berjubel mengantri untuk mengurus Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Kantor Kecamatan Garut kota, Kabupaten Garut, Selasa (26/8) Siang.

KTP-El adalah salah satu syarat agar dapat mengikuti pencoblosan dan banyak lagi sebagai penunjang kebutuhan administrasi lainnya, tentu saja hal ini yang mengakibatkan masyarakat rela antri berjam-jam untuk mengurus masalah tersebut.

Hal ini tidak luput dari perhatian Forum Komunikasi Pimpinan (Forkopim) kecamatan Garut Kota, Camat Garut Kota, Drs. Bambang Hapid dan Kapolsek Garut Kota Kompol H Uus Susilo SH, serta Danramil Garut Kota Kapten.Inf Damo yang terjun langsung menyaksikan di lapangan.

Menurut Camat animo masyarakat dalam mengurus KTP-E didasarkan atas kesadaran yang sudah meningkat.

“Ini merupakan keberhasilan sosialisasi pada warga akan pentingnya KTP-E dan masyarakatpun menyadari akan hal tersebut, namun karena terbatasnya sarana dan prasarana untuk proses KTP-E dan kedatangan masyarakat yang meningkat menjelang pencoblosan besok, mengakibatkan antrian yang cukup panjang, rata-rata masyarakat yang datang sudah membawa C-6 namun ingin juga menyertakan KTP-E atau Surat Keterangan (Suket)”. terang Drs. Bambang Hafidz.

Kapolsek Garut Kota pun mengatakan bahwa jajarannya siap untuk memberikan pelayanan apabila diperlukan

“Selain pengamanan untuk menjelang Pilkada besok hari, jajaran Polsek Kota pun akan selalu siap melakukan pelayanan pengamanan bagi warga masyarakat Garut Kota, demi menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif, dan kami berpesan untuk tidak melakukan Politik Uang apalagi ada usaha menggagalkan Pilkada ini”papar H. Uus Susilo.

Ditambahkan pula oleh Danramil Garut Kota yang meminta kepada masyarakat agar bersikap bijak dalam memilih.

“Silakan untuk datang ke TPS masing-masing dan memilih sesuai dengan hati nurani, karena pilihan anda akan menentukan pembangunan selama lima tahun ke depan, jangan sampai golput, karena itu bukan pilihan yang bijaksana” pungkas Kapten Inf Damo.

Oleh : Apih

Editor : Indra R

BAGIKAN