Apel Kebhinekaan Cinta Damai

303
Penandatanganan ikrar Kebhinekaan Cinta Damai di Lapang Ottoiskandardinata alun-alun Garut, Selasa (15/11//2016).

(KF).-Perbedaan adalah sebuah keniscayaan bagi bangsa dan negara yang bernama Indonesia. Tidak ada Indonesia jika ia hanya berisikan orang sunda semata. Tidak ada Indonesia jika ia hanya orang muslim semata, dan tidak ada Indonesia jika ia tidak beragam budaya dan adat istiadatnya. Demikian sambutan Bupati Garut Rudy Gunawan pada apel Kebhinekaan Cinta Damai di Lapang Ottoiskandardinata Alun-alun Garut, Selasa (15/11/2016).

Apel Kebhinekaan Cinta Damai itu dihadiri Kapolres, Sekda Kab. Garut juga para kepala SKPD, Anggota DPRD, Ormas, LSM dan warga Keturunan.Acara diahiri dengan penandatanganan bersama.

Saat ditemui disela penandatanganan, bupati mengajak bahwa masyarakat Garut dapat merapatkan barisan, meningkatkan kebersamaan dan mengembangkan kewaspadaan dan solidaritas di antara sesama. “Ini komitmen kita kebhinekaan yang cinta damai, kita tidak menganggap perubahan perbedaan-perbedaan suku bangsa , agama, bahasa. ini menjadi perbedaan akan tetapi menjadi kekuatan sehingga kita terhindar dari segala ancaman perpecahan,” katanya.

Lebih lanjut bupati menjelaskan,” karena ini intruksi dari pusat, kita harus membuat komitmen masing-masing daerah bahwa disini akan hadir tokoh-tokoh masyarakat, yang ada di kab Garut dari berbagai agama, berbagai lintas, TNI, Polri, abdi negara, para ulama dan sebagainya.Tentu saya berharap bahwa ini merupakan kekuatan kita, untuk menjaga sodaliritas kebersaman kita di kab Garut. Berdasarkan Pancasila, UUD 45, dan NKRI empat pilar,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu pun, Bupati menghimbau kepada masyarakat Garut untuk meningkatkan kesadaran terhadap nilai-nilai kebhinekaan sebagai pondasi bangsa yang tidak dapat diganggu gugat. Dan juga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tindakan provokatif dan memanfaatkan situasi yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab yang ingin menghancurkan bangunan kesatuan bangsa, pungkasnya. (J Gunawan)

BAGIKAN