ASN Kabupaten Tasikmalaya,  Dr.H.Iwan Saputra Berhasil Raih PPT Teladan di Malam Anugerah ASN 2019

65

Koran-Fakta.com, (KF) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Senin (2/12/2019) malam tadi sukses menggelar MALAM ANUGERAH ASN 2019 bertempat Auditorium LPP TVRI – Jakarta, yang disiarkan langsung oleh TVRI pada Pukul 20.00 WIB.

Ternyata dalam Anugerah ASN 2019, siapa sangka salah satu ASN Terbaik Kabupaten Tasikmalaya yang juga Kepala Bappeda Kabupaten Tasikmalaya Dr.H.Iwan Saputra, SE, M.Si berhasil masuk nominasi Kategori Pejabat Pratama Teladan (PPT) dengan peringkat ke 8.

A Iwan, sapaan akrabnya itu, berhasil lolos tahap demi tahap dengan seleksi yang sangat ketat dengan tim juri independent yang di ketuai Helmi Yahya ini, A Iwan berhasil bersaing dengan 1.075 ASN terbaik perwakilan dari 128 Instansi Pemerintah Se Indonesia.

Prestasi yang gemilang bagi seorang putra daerah Kabupaten Tasikmalaya itu, tentunya sebuah prestasi yang terbilang sangat membanggakan bagi seorang ASN Kabupaten termasuk Jawa Barat tentunya.

Usai menerima penghargaan dari Menteri Kemen PANRB Tjahyo Kumolo, A Iwan tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia bercampur gembira walaupun terlihat dengan mata berkaca kaca, seolah tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya malam itu dimana Anugerah yang diterimanya ini merupakan sejarah bagi dirinya 27 tahun mengabdi sebagai ASN dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya.

“Syukur Alhamdulilah, mudah mudahan Anugerah yang saya terima ini bisa didedikasikan buat seluruh ASN untuk membawa perubahan dan perbaikan birokrasi khususnya di Kabupaten Tasikmalaya, ” ucap A Iwan kepada koran-fakta.com melalui pesan singkat Whats App pribadinya.

Sementara itu, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengutip pepatah adat Jawa dan Sentani Papua, bahwa Malam Anugerah ASN 2019 sebagai “Sepi ing pamrih rame ing gawe” dan sebuah pepatah Sentani – Papua “Ani foise hokhogondere ne, khalya na hebhernyea nenghinde mokhowende”, yang bermakna bekerja tekun dan tulus tanpa pamrih akan memberi hasil yang terbaik.

Dua pepatah tersebut sangat tepat menggambarkan para ASN yang siap berada di malam penganugerahan ini, katanya.

“Karena karya-karya mereka, keberkahan bagi bangsa ini akan dilimpahkan sebagaimana pepatah Sulawesi, yakni Resopa temmangingi namalomo naletei pammase dewata,” imbuh Tjahjo Kumolo.

MenPANRB menambahkan, nominator penerimaan Anugerah ASN 2019 merupakan Aparatur Sipil Negara yang telah membuktikan bahwa bekerja tak harus dibatasi oleh kungkungan jam kerja dan manfaat yang hanya bisa dirasakan oleh diri dan instansinya semata.

“Mengabdikan diri sebagai ASN berarti menciptakan terobosan, membuka peluang perbaikan dan inovasi, kepemimpinan yang efektif dan kesiapan untuk menjadi pemimpin di masa depan,” ungkapnya.

Capaian mereka, lanjut MenPANRB, makin menggerus citra kelambanan bahkan kemalasan ASN.

“Prestasi mereka menginspirasi dan mengajak ASN lain untuk berkarya seperti mereka dan pada akhirnya akan mendorong menjadi sebuah gerakan masif bagi perbaikan negeri ini,” tegas MenPANRB.

Dijelaskan Tjahjo Kumolo, perbaikan layanan kepada masyarakat yang secara nyata akan dinikmati, mendukung perwujudan Indonesia Emas di tahun 2045 nanti.

Dalam kesempatan yang tersebut, Menteri Tjahjo Kumolo juga mengucapkan Selamat untuk para pemenang dan teruslah berkarya dan berkinerja demi kejayaan bangsa Indonesia.

MenPANRB juga menjelaskan, bahwa pengumuman pemenang Anugerah ASN 2019 tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Joko Widodo terkait penyederhanaan eselonisasi, Kementerian PANRB sudah selesai proses dengan mengalihkan 52 pejabat administrator ke jabatan fungsional ahli madya dan 89 pejabat pengawas ke jabatan fungsional ahli muda.

“Saya berharap, proses yang sudah digulirkan ini dapat diikuti oleh semua instansi pemerintah,” pungkas Tjahjo Kumolo. (Tono Efendi)

Editor: J Wan

BAGIKAN