Baznas Garut, Akan Luncurkan Terobosan Baru

63

Koran-Fakta.com, (KF).- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Garut terus berinovasi untuk meningkatkan pengumpulan zakat. Salah satunya adalah dengan akan membuka layanan pembayaran zakat berbasis aplikasi. Setelah sebelumnya berhasil meluncurkan dua inovasi yang diapresiasi oleh Baznas pusat dan Baznas Provinsi Jawa Barat.

” Alhamdulillah, baznas Garut mendapatkan apresiasi dari Baznas pusat dan Baznas Provinsi Jawa Barat, ada dua terobosan yang pertama ada di indonesia payrol sistem secara tulis adanya perjanjian kerja sama dan kedua terkait perlindungan komisioner yang harus terproteksi seperti halnya undang undang nomor 6 Tahun 2014 tentang pemerintahan Desa, ” Hal tersebut dikatakan Ketua Baznas Kab.Garut, Rd Aas Kosasih

Dikatakan Rd Aas, Untuk terobosan ketiga sekarang ini mencoba akan mengukuhkan pengurus UPZ Desa se Kabupaten Garut yang tersebar di 421 desa dan 21 kelurahan
“Insyaallah, hari jumat (18/10) kalau semuanya telah terkumpul, nantinya akan saya SK kan dan akan saya lantik,” ujarnya

Lebih jauh mengatakan, setelah itu kami akan kerja sama dengan satu PT untuk pembuatan Aplikasi. Lanjutnya aplikasi ini suatu alat atau teknologi agar bayar ZIS (Zakat, Infak, Sodakoh) di mana saja di sekitar garut, dengan sifatnya praktis

” Kami terus berupaya mempermudah masyarakat untuk membayar zakat. Selain melalui cara konvensional seperti tatap muka, pembayaran zakat juga memanfaatkan perkembangan teknologi. Jadi kedepannya sipatnya praktis yang bayar zakat tidak perlu jauh jauh ke Garut, dengan catatan tetap yang menjadi konten dan objeknya adalah objek UPZ Desa,” jelasnya.

Masih kata Rd Aas, Tetapi sebelumnya UPZ tersebut akan saya bikin demplot (demonstrasi plot) dari 42 Kecamatan masing masing kecamatan satu desa yang akan di upgrading

” Insyaallah, saya akan undang direktur utama Baznas pusat yaitu Bapak H. Arifin Purwakananta, dalam peluncuran aplikasi tersebut, karena beliau itu sebagai ahli pengumpulan ZIS, oleh karena ini mudah mudahan terobosan ini bisa terlaksana di Kabupaten Garut,” ungkapnya

Rd Aas menjelaskan, sebetulnya potensi zakat itu adanya di desa, yaitu zakat mal zaroah mulai zakat pertanian, peternakan, perikanan dan lain sebagainya adanya di desa, Makanya saat ini harus dibentuk UPZ Desa,

” mudah mudahan seiring seirama kepengurusan UPZ Desa terbentuk, Aplikasi ini akan segera di jalankan dan kami berharap dari tiga terobosan Baznas Garut dijadikan Baznas percontohan di Indonesia,” pungkasnya (J Gunawan)

BAGIKAN