BAZNAS Garut, Berharap Adanya Pengenalan Tentang ZIS Ditingkat Dini

102

GARUT, (KF).- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut berharap adanya sosialisasi pengenalan terkait Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) ditingkat usia dini dan Dini.

Ketua Baznas Kab. Garut Rd Aas Kosasih menyampaikan, karena wajib zakat itu untuk perorangan maupun untuk perusahaan, sebetulnya kesadaran zakat itu bukan hanya dari ASN saja, tapi dari semua stikholder, semua lapisan masyarakat dan berharap ikut serta mensosialisasikan atau memporpa gandakan tentang mampat daripada zakat tersebut. Zakat itu hal nya harus seperti syiar sholat, syiar puasa dan syiar haji. Ungkapnya saat ditemui di kantor Baznas Garut Jalan Pramuka no 42 Kompleks Islamic Center, Rabu (12/09) siang.

Lebih jauh Aas menjelaskan, Padahal ada suatu sistem bayar zakat itu sebelum nisab arti nya infaq dan shodaqoh salah satunya bisa dimulai dari anak anak tingkat SD, SMP , SMA diwajibkan infaq dan Shodaqoh tapi dengan tatakkelol yang benar, transparan dan bertanggung jawab, itulah salah satu cara pengenalan zakat sebelum nisab,” jelasnya.

Lanjutnya, ” Ya , kami berkeinginan semua masyarakat dan khususnya Dinas Pendidikan Garut ini mengenalkan bayar zakat sebelum nisob yaitu infaq, dengan mengenalkan rukun iman ke tiga tentang Zakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ditahun ini ada peningkatan apalagi di bulan Juli yang bisa mencapai Rp. 600 Juta sedangkan pada bulan Agustus hanya mencapai Rp.300 Juta. Peningkatan itu ada dibulan Juli karena barangkali adanya Gaji Ke tiga belas dan gaji ke empat belas.

” Bulan Agustus justru turun, tidak ada sekitar setengah nya, tapi kalau melihat grafik pertahun, Alhamdulillah terus ada peningkatan. Untuk Potensi zakat Asn ini baru saja 10 sampai 15 persen apalagi potensi dimasyarat umum itu lebih besar lagi,” paparnya.

Laporan : J Gunawan

Editor. : Van’s