Baznas Garut Berikan Bantuan Program Garut Sehat, 10 Sanitasi ODF

85

Koran-Fakta.com, (KF)- Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kpabupaten Garut bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melakukan Memorandum Of Understanding ( MOU ) dalam rangka membantu program pemerintah di bidang kesehatan, MOU dilaksanakan di Lapangan apel setda, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (03/02/2020).

” Alhamdulillah terima kasih, kita punya tugas besar bagaimana meningkatkan IPM itu, saya sampaikan untuk kesehatan itu kita lebih banyak harus ke arah preventif dan promotif. Nah salah satu program program promotif preventif itu adalah apa sanitasi total berbasis masyarakat, sanitasi total berbasis masyarakat itu salah satunya itu tidak buang air besar sembarangan (ODF) dibantu oleh Baznas. karena yang buang air besar sembarangan itu kebanyakan dalam masyarakat kita yang tidak punya WC masyarakat yang tidak mampu atau yang masuk pada Asnaf,” Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman usai apel

Menurut Wabup untuk WC atau Kloset pasti terjangkau, namun untuk pengadaan atau pembuatan septic tank yang agak berat di masyarakat karena perlu dana yang cukup,
” makanya Baznas hadir, itulah jadi ada kolaborasi dan Kebijakan kita untuk menolong warga masyarakat yang miskinmiskin, ” Ungkapnya

Karena ada yang bisa tersentuh oleh APBD, ada yang tidak bisa tersentuh APBD. Apalagi kalau bantuan pada perorangan memang agak susah namun kalau dari Baznas lebih mudah.

“Nah ini ada bantuan dari Baznas bisa langsung menyentuh ke perorangan dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sementara Ketua Baznas Kabupaten Garut Rd H Aas Kosasih mengatakan, 
bantuan ODF itu bagian daripada program Garut sehat di antaranya kita memberikan bantuan kepada pemerintah khususnya dinas kesehatan, bantuan yang bersifat preventif.

” ketika sanitasi atau kesehatan lingkungan ini terganggu akan menjadi suatu istilahnya induk daripada segala penyakit, oleh karena itu salah satu bagian daripada preventif itu adalah pembuatan septic tank untuk mengumpulkan kotoran (BAB), ”
” Ucap Rd Aas

Lanjutnya, mudah mudahan dengan dibantunya pembuatan septic tank ini akan menjadikan kegiatan kesehatan yang bersifatnya pencegahan.

” Sebetulnya sangat vital sekali, ketika kita membuat dan memberikan mendorongkan
dalam hal pembuatan septic tank, kenyataan di masyarakat di pedesaan, gunung, di perkotaan juga kalau WC sudah bagus bagus. tetapi untuk pembuangan kotoran ini kadang kadang bingung,” tuturnya

Rd Aas mengakui, saat ini bantuan pada tahap pertama 10 penerima manfaat untuk 10 puskesmas. Anggaran satu penerima manfaat itu Rp. 7, 5 juta jadi Rp. 75 Juta.

” Mungkin depan bulan selanjutnya akan terus berkelanjutan, selama dibutuhkan insyaallah, makanya saya itu program istilahnya septic tank ini khususnya ODF ini terus menerus tidak akan satu kali. Halnya termasuk program z mart itu akan terus menerus. saya kira ini, bisa menjadikan memecah masalah atau problem solving, masalah masyarakat untuk istirahat pengentasan Kemiskinan, ” Pungkasnya ( J. Gunawan)

BAGIKAN