Baznas Garut, Berikan Bantuan Rp.500 Juta untuk 1500 Guru Honorer

99

Koran-Fakta.com, (KF).- Dalam momentum Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-74 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2019, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menyerahkan bantuan Rp 500 juta untuk 1500 orang Guru honorer. Penyerahan tersebut secara simbolis diberikan disela kegiataan upacara di Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat, Senin (25/11).

Ketua Baznas Garut, Rd. Aas Kosasih menyampaikan, santunan sebesar Rp 500 juta ini akan dibagikan ke 1.500 guru honorer yang ada di Kabupaten Garut. Adapun teknis pemberian santunan ini akan dilaksanakan oleh pihak PGRI Garut dan Baznas hari Rabu (27/11) mendatang di auala PGRI Jl.Pasundan

“Ini masuk pada program Garut Cerdas. Santunan ini non bantuan APBD dan akan dibagikan kepada seribu lima ratus guru honorer berikut kegiatan PGRI lainnya,” kata Aas saat ditemui diruang kerjanya di Komplek Islamic center Garut

Aas mengatakan, bantuan ini pada dasarnya sesuai komitmen dengan Pemerintah Daerah bahwa ketika zakat profesi terkumpul maka tentunya Baznas akan kembali mendistibusikan pengumpulan zakat tersebut kepada orang yang berhak menerimanya (mustahik).

“Atas dasar ini yang salah satu yang menjadi permasalahan di Kabupaten Garut, khususnya di dinas pendidikan, masih banyaknya guru honorer atau yang tidak menerima bantuan dari APBD. Oleh karena itu, atas inisiasi Baznas, PGRI, dan Disdik, maka dikeluarkan anggaran ini untuk mereka, yakni para guru honorer,” katanya.

Aas berharap, dengan adanya bantuan ini dapat memberikan kemakmuran, kemampaatan tentang zakat yang dihimpun atau dikumpulkan kembali diberikan kepada orang yang berhak menerimanya.

“Dan mudah mudahan juga ke depannya, seseuai intruksi Pa Bupati kepada para ASN termasuk guru yang masih ada sisa gaji nya dapat dipotong untuk bayar zakat profesinya. Nanti bagian keuangan akan menginventarisir atau mendata lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemberian bantuan ini untuk pertama kalinya, Insyaallah, kedepanya kiranya bantuan tersebut akan lebih besar lagi ketika ada pengumpulan lebih besar, di tahun depan di momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

“Insyaallah di tanggal 2 Mei 2020 kita juga akan memberikan bantuan yang lebih besar lagi ,”harapnya

Aas pun mengakui, sebetulnya potensi pengumpulan dari guru melalui zakat profesi itu sangat besar sekali, sebelum adanya payroll sistem pengumpulan zakat per bulan di Baznas Garut itu adalah Rp.350 juta dari keseluruhan dan sekarang setelah adanya payroll sistem bisa mencapai Rp.750 juta perbulan,” pungkasnya (J Gunawan)

Editor : Indra R

BAGIKAN