Baznas Garut Dan Bappenas Berkomitmen Mengentaskan Kemiskinan.

52
Foto Bersama Keluarga Besar Baznas Kabupaten Garut. (Foto Istimewa)

GARUT, (KF).- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut H Rd Aas Kosasih, S.Ag, M.Si, mengatakan, potensi Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dikabupaten Garut bisa mencapai Rp.300 Miliar pertahunnya

Bahkan diakui ketua Baznas Garut, Pihak Baznas sangat senang ketika responsibility dari masyarakat baik terhadap lembaga Baznas.

Alhamdulillah, respon dari masyarakat Garut sangat baik. dibandingkan dengan Baznas kabupten lain yang sudah lama berdiri, perbulannya masih yang ada dibawah Rp.300 Juta, sedangkan Baznas Garut yang baru setahun lebih berdiri, untuk pengumpulan Zakat kami sudah hampir mencapai Rp. 400 juta perbulan,” ujar Rd Aas, ditemui diruang kerjanya jl. Pramuka no 42 Garut, Senin ( 07/05)

Lanjut Aas , Apalagi ketika TKD membayar langsung sesuai dengan PERBUP dengan adanya mewajibkan 2,5 % bayar zakat dari TKD

Untuk pendapatan Insha’allah Garut bisa mencapai Rp.600 juta sampai Rp. 650 juta, apabila semuanya dari TKD dibayar kepada kami,” jelasnya

Masih kata Aas, untuk perhitungan Zakat Profesi saja sudah di atas beberapa puluh miliar. Apalagi dari Zakat Zakat yang lain, artinya potensinya Zakat Mal di Kabupaten Garut ini bisa mencapai di atas Rp.300 Miliar pertahunnya.

untuk target di bulan ramadhan medatang, mudah mudahan bisa mencapai Rp.1 Miliar, karena ramadhan tahun kemarin saja bisa mencapai dari Rp.500 juta lebih,” tuturnya

Lanjut Ia, Sekarang ini Baznas ini komitmen dengan pemerintah dalam hal ini Bappenas jadi untuk penyaluran itu dibagi dua diantaranya pertama penyaluran yang sifatnya konsumtif 50% dan yang sifatnya produktif 30%.

Makanya Baznas sekarang ini diarahkan oleh Baznas pusat dalam ini Bappenas untuk bisa mengentaskan kemiskinan. Isya Allah di bulan Syawal kami akan banyak kerjasama dengan SKPD dan Dinas dalam hal ini seperti Dinas Koperasi atau Dinas Sosial atau Dinas yang lain untuk bekerjasama mengentaskan kemiskinan,” kata Rd Aas.

Menurut Aas, saya ini punya beban harus mengentaskan kemiskinan 600 penerima manfaat, sekarang ini dengan 10 roda, dengan pemberdayaan ikan air tawar, dan pemberdayaan lahan kritis. Kami hitung sampai bulan ini baru bisa mencapai 100 penerima manfaat, masih ada sekurangnya 500 penerima manfaat,

Kira-kira ada waktu setengah tahun kedepan untuk mengetaskan kemiskinan ini,”paparnya.

Maka dari itu pihaknya menghimbau ketika ada dana dikami silakan masukkan pengajuan kepada kami. untuk siapa saja yang pantas, untuk diberdayakan.

Dalam hal ini, untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Garut ini kami bersama sama dengan Pemda Garut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selain seteroan Infaq, pihaknya menghimbau terkait setoran tentang pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah, karena di Garut itu belum dilaksanakan makanya tahun ini harus dilaksanakan.

bukan uangnya atau barangnya tapi yang kami minta itu cuman laporan tertulis ditiap panitia atau DKM tiap kampung, Desa, maupun Kelurahan, cuman datanya saja disetorkan ke kami baik pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah tersebut kalau untuk pengelolaan nya sendiri silakan dikelola dengan baik dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Oleh : J.Gunawan

Editor : Indra R