BAZNAS Garut, Tahun Depan Penerimaan Manfaat Rutilahu Dinaikkan.

139
Ket foto: Ketua Baznas Kabupaten Garut Rd H. Aas Kosasih Sag MSi

Wartawan: Indra R

GARUT, (KF).-Di tahun 2018 nanti jumlah penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) rencananya akan dinaikan, hal tersebut menjadi target Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kabupaten Garut.

“Sekarang kan bantuan untuk Rutilahu dari Baznas itu hanya Rp 7,5 juta, Insyaalloh tahun depan (2018) kami naikan jadi Rp 10 juta,” ujar Ketua Baznas Kabupaten Garut Rd H Aas Kosasih Sag MSi kepada wartawan, Rabu (13/12/217).

Lanjut Rd.Aas, menaikan jumlah bantuan tersebut, mengingat sekarang ini harga-harga melambung tinggi sehingga memerluan anggaran yang tinggi juga.

Diakuinya, bantuan Rp 10 juta juga tidak akan mencukupi untuk membangun sebuah rumah, tetapi Baznas mempunyai cara dalam menerapkan bantuan tersebut supaya bisa mencukupi, yakni dengan mengandalkan swadaya masyarakat dan dukungan dari para dermawan.

“Kalau tidak begitu, uang Rp 10 juta bisa jadi apa sekarang ini. Tapi dengan swadaya masyarakat pembangunan Rutilahu ini bisa tercapai,” terangnya.

Selain menaikan bantuan, kata dia, Baznas juga mempunyai target yakni memperbaiki 10 rumah tidak layak huni dalam satu bulannya. Sehingga dalam setahun pihaknya bisa memperbaiki rumah fakir miskin ini sebanyak 120 unit.

“Kami targetkan itu karena di Garut ini Rumah tidak layak Huni itu mencapai ribuan. Dengan adanya program kami ini mudah-mudahan bisa teratasi,” terangnya.

Rd Aas mengatakan, untuk tahun 2017 ini, pihaknya baru bisa menyelesaikan bantuan untuk rumah tidak layak huni dari uang zakat ini sebanyak 32 unit. “Alhamdulilah meski bantuan hanya Rp 7,5 juta perunit, dengan swadaya masyarakat rumah fakir miskin bisa terbangun,” paparnya.

Rd Aas menambahkan, dalam menyalurkan bantuan Rutilahu kepada yang berhak ini, yakni dari usulan tiap daerah. “Setelah ada usulan, kami langsung kroscek kelapangan, supaya tidak salah member,” pungkasnya.

Editor: Van’s

BAGIKAN