Baznas Garut, Melalui Garut Cerdas Akan Berikan Kadedeuh Bagi 1500 Guru Honorer

299

Koran-Fakta.com, (KF).- Bertempat diaula rapat kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupatén Garut, Jl. Pramuka Kecamatan Garutkota, Kabupaten Garut Jawa Barat, Rabu (11 /11/2020) menerima kunjungan dari jajaran Dinas Pendidikan Kabupatén Garut.

Kunjungan tersebut langsung dipimpin kepala Dinas Pendidikan Garut H Totong didampingi jajaranya dan diterima lima pimpinan Baznas Garut

” Hari ini kami bersilaturahmi ke Baznas Garut, adalah membahas terkait akan adanya program Baznas Garut Cerdas, yang akan dilaksanakan nanti di Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Garut mendatang, ” Hal tersebut dikatakan Kadisdik H Totong saat ditemui usai kegiatan pada para awak media

” Barusan kita bersama Ketua Baznas akan memberikan kadeudeuh bagi para Guru non PNS atau Honorer di hari Guru Nasional,” ucapnya

Lanjut Totong, pemberian Garut Cerdas ini bagi para guru honorer di Kabupaten Garut  yang memang masih banyak, yang perlu kita perhatikan

” pemberian Kadeudeuh ini bentuk hasil dari Zakat, Infak dan Sodaqoh dari para kepala sekolah, dan para pengawas serta para guru, dikembangkan di Baznas, dan memang sebetulnya ini kan potensi nya luar biasa

Menurutnya, Program Baznas ini sangat luar biasa, membantu kami (Disdik-red) melalui program Garut cerdas. Dalam hal apa pun, diantaranya seperti ada yang sakit, membantu  peserta didik yang kurang mampu, adanya bantuan permodalan dan lainnya

” Ini sudah komitmen bahwa kita selesaikan di program Garut cerdas. Dari, Oleh dan Untuk keluarga besar pendidikan. Jadi apa yang telah dizakatkan, shodaqoh dan infak ke Baznas itu sebetulnya kembali lagi ke kami itu yang luar biasa,” ungkapnya

Makanya nanti dihari guru, khususnya guru honorer itu akan mendapat kan kadeudeuh, Artinya ini adalah wujud kerjasama Disdik Garut, Baznas dan PGRI, Tuturnya

Ketua Baznas Rd Aas Kosasih mengatakan barusan sudah dibahas rencananya untuk 1500  guru. diberikan per orangnya sebesar Rp.300 ribu. Ini juga kalau dibandingkan dengan pengabdiannya beliau-beliau sangat kecil sekali.

” Tetapi memang kemampuan kita baru sekit, insyaallah ke depannya ketika para mujaki banyak yang menitipkan zakat infaq shodaqoh. kami juga akan saya perbesar dan akan juga orangnya ditambah dan juga nilai ditambah tentu juga yang tidak kalah pentingnya guru swasta juga sudah menjadikan pertimbangan-pertimbangan kami, ” ujarnya

Bagaimanapun juga tidak adanya disparit antara guru negeri dan swasta sama-sama pengabdi, sama-sama pahlawan tanpa tanda jasa

Lebih jauh Aas mengatakan, untuk teknisnya, kami mengacu kepada peraturan bupati tentang protokol kesehatan covid -19 jangan banyak berkerumun  physical distancing, “Insyaallah pembagiannya dari 42 Kecamatan, Korwilnya akan dibagi dua tahap, yaitu pada tanggal 23 -24 November di BJB,”pungkasnya.(J Gunawan)

Editor:Indra R

BAGIKAN